Menjalankan usaha sendiri tentu memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan bekerja untuk orang lain. Di antaranya, kamu tidak terikat pada ketentuan jam kerja kantor dan kamu bisa memiliki penghasilan yang tidak terbatas, tergantung kerja keras dan kemajuan usahamu.

Banyak pengusaha sukses yang memulai usaha dari skala kecil. Almarhum Bob Sadino, pengusaha pemilik supermarket Kemchick, memulai usaha dengan berjualan telur keliling perumahan warga negara asing. Demikian juga Chairul Tanjung, pemilik grup usaha CT Corp yang aktif berjualan kaus hingga buku fotokopian ke teman-teman kuliahnya.

Sama seperti kisah perjalanan pengusaha-pengusaha besar lainnya, mereka pun memulai dari usaha skala kecil dan bermodal tidak besar. Berkat keuletan, kerja keras dan berhasil menjaga reputasi, usaha mereka bisa berkembang.

Tertarik mulai berbisnis? Berikut ini adalah sejumlah usaha dengan modal minim, kurang dari Rp10 juta, yang bisa kamu coba:

1. Jasa Penitipan Anak

Salah satu masalah yang sering dihadapi orang tua zaman now adalah mencari pengasuh anak yang dapat dipercaya. Itu sebabnya jasa penitipan anak atau daycare banyak diminati orang tua bekerja. Peluang ini pun bisa kamu manfaatkan. Untuk memulai usaha ini kamu bisa menggunakan rumah sendiri dengan mengubah ruang kosong di rumah menjadi tempat penitipan anak sederhana.

Karena tidak menyewa ruangan, kamu bisa mengalihkan dananya untuk memperindah ruangan yang akan digunakan dengan dekorasi dan furnitur bertema anak-anak. Selain itu kamu juga perlu menyediakan mainan dan buku edukatif, makanan siang dan camilan sehat untuk anak, AC serta menggaji dua hingga tiga orang pengasuh.

Saat ini tarif jasa penitipan anak di Jakarta dan sekitarnya minimal Rp2 juta per bulan. Untuk penitipan anak harian, tarifnya berada di kisaran Rp200.000 – Rp400.000 per hari. Bila setidaknya kamu punya lima pelanggan, lumayan bukan penghasilan yang didapat?

2. Laundry Kiloan

Bisnis ini menjanjikan dan makin prospektif di masa kini karena banyak orang tidak sempat mencuci dan menyetrika bajunya sendiri. Baik itu karyawan maupun anak kuliahan. Apalagi, saat ini orang juga sering kesulitan mencari asisten rumah tangga.

Kamu bisa mencari mesin cuci secondhand namun masih dalam kondisi bagus. Banyak mesin cuci secondhand yang harganya di kisaran Rp600.000 – Rp1 juta rupiah per unitnya.

Lokasi usahanya bisa memakai rumah kamu. Namun, kamu akan lebih cepat meraih untung jika usaha laundry-mu berada di tempat yang strategis, misalnya dekat dengan sekolah, kampus, dan kos-kosan.

3. Buka Usaha Kursus

Kursus yang dimaksud di sini adalah kursus keahlian yang kamu miliki, tidak terbatas kursus masak atau menjahit, tapi juga bidang-bidang lain seperti bahasa, membatik, bermain musik hingga keterampilan mengemudi.

Jika yang menjadi instrukturnya kamu sendiri, tentu kamu tidak perlu menyiapkan anggaran untuk menggaji instruktur. Saat usaha kursus berkembang dengan peminat makin banyak, barulah kamu perlu menambah tenaga pengajar. Untuk lokasi usaha juga bisa dimulai di rumah sendiri sehingga tidak perlu biaya sewa tempat.

4. Jasa Cuci Motor/Mobil

Usaha jasa cuci motor dan mobil tidak membutuhkan modal besar. Kamu bisa mendapat penghasilan yang lumayan dari usaha ini dengan mencari lokasi di pinggir jalan yang ramai lalu lintasnya.

Saat ini tarif cuci motor yang umum di Jakarta dan sekitarnya sekitar Rp10.000 dan cuci mobil Rp20.000. Jika dalam sehari usaha kamu melayani 10 motor dan 10 mobil, omzet lumayan sudah kamu kantongi.

5. Jual Makanan dan Minuman Franchise

Banyak usaha makanan yang menawarkan kerja sama dengan sistem franchise atau waralaba. Ada yang menawarkan usaha waralaba dengan modal minim, misalnya usaha bubble drink. Dengan modal Rp3 juta kamu sudah mendapat booth beserta bahan minumannya. Biasanya pihak pemberi hak franchise atau franchisor akan memberikan pelatihan seputar bisnis dan produknya pada para franchisee atau penerima hak franchise. Jika kamu menemukan lokasi strategis seperti dekat kampus, sekolah atau perkantoran, kamu sudah bisa memulai usaha ini.

Pilihlah waralaba yang tidak mengenakan franchise fee besar karena franchise fee yang besar akan mengurangi keuntungan kamu. Pertimbangkan produk yang bisa masuk ke segala kalangan, baik dari segi usia maupun kelas sosial. Karena itu, harganya harus kompetitif dan tampilannya menarik konsumen.

Jadi, untuk mulai berbisnis tidak harus bermodal besar, bukan? Yang terpenting kita punya niat serta ketekunan mempelajari seluk-beluk bisnis, mulai dari mencari pelanggan, manajemen barang dan keuangan hingga manajemen pegawai. Selain itu dengan modal kecil, kecil pula risiko yang ditanggung di awal usaha. Selamat mencoba!