Bila berpikir realistis, kamu akan sadar bahwa menyelenggarakan pernikahan tidak hanya soal cinta melulu. Ada kebutuhan biaya di baliknya, dan jumlahnya tidaklah sedikit. Terutama bila kamu ingin mengadakan pesta pernikahan dengan mengundang banyak orang.

Banyak pasangan muda yang mengambil jalan pintas dengan berutang untuk mewujudkan pernikahan impian mereka. Tapi setelah itu biasanya mereka akan kalang kabut menyelesaikan utang dan hidup pun tidak langsung happily ever after seperti di dalam dongeng.

Yang jelas seandainya kamu berencana menikah dua atau lima tahun lagi, kamu harus mulai mengumpulkan uang dari sekarang. Selain itu kamu juga perlu mencermati inflasi yang cenderung naik setiap tahun sehingga dana yang kamu kumpulkan harus cukup untuk biaya pernikahan dalam lima tahun mendatang.

Agar pernikahan impianmu dapat terwujud tanpa berutang, simak penjelasan berikut ini:

Cari Penghasilan Tambahan

Jangan mengerutkan kening dulu. Mengandalkan satu lubang pemasukan saja mungkin tidak akan cukup mencapai tujuan mengumpulkan dana pernikahan. Sebagai generasi milenial yang kreatif, kamu tentu bisa mengatasi tantangan ini.

Saat ini banyak pekerjaan sampingan yang bisa dilakukan di sela-sela jam kerja, terutama dengan bantuan internet. Jika kamu tertarik berdagang, kamu bisa menawarkan barang jualanmu secara online. Siapa tahu keuntungan yang diperoleh dari pekerjaan sampinganmu ini tidak hanya bisa membiayai pernikahan, tetapi juga membeli rumah pertamamu.

Tabung 20 persen dari gajimu

Menyisihkan 20 persen dari gaji kamu setiap bulan merupakan salah satu solusi yang paling mudah. Bila setiap bulan kamu sukses menabung 20 persen dari gajimu, lama-lama toh akan banyak juga. Lebih super lagi kalau kamu mengajak sang calon untuk melakukan hal yang sama.

Misalnya gaji kamu dan pasangan masing-masing Rp5 juta setiap bulan. Bila kalian berdua menyisihkan masing-masing 20 persen, artinya akan ada Rp24 juta dalam setahun! Lumayan, bukan? Kalau dilakukan dengan konsisten, niscaya keinginan kalian berumah tangga akan segera terwujud.

Investasi emas

Emas? Yup. Bila rencana kamu menikah masih lebih dari dua atau tiga tahun lagi, lebih baik kamu melakukan investasi logam mulia.

Sejak zaman nenek moyang dulu, emas menjadi investasi yang dianggap paling rendah risikonya. Sampai sekarang pun orang masih mengandalkan emas karena gampang dijual.

Tentu saja tidak semua orang mampu membeli emas dengan jumlah banyak. Kamu memiliki dua pilihan: membeli emas secara kredit di bank, atau menabung emas di PT Pegadaian.

Kedua cara itu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kredit emas di bank misalnya, kamu tetap bisa membeli emas dengan cicilan yang tidak terlalu besar. Tetapi begitu kamu gagal bayar setiap bulan, emas yang sudah kamu cicil bisa dilelang, selain itu juga ada bunga yang harus dibayar.

Sementara jika pilihanmu menabung emas di PT Pegadaian, kamu cukup membuka rekening di cabang PT Pegadaian terdekat dan membayar sejumlah berat emas yang ingin kamu tabung sesuai harga emas hari itu.

Reksa Dana

Kamu juga bisa berinvestasi lewat reksa dana. Bila kamu ingin menikah dalam waktu lima tahun ke depan, jenis investasi reksa dana pasar uang bisa kamu jadikan pilihan, karena reksa dana tersebut memiliki risiko terukur, imbal hasil yang menarik, aman dan juga terjangkau.

Reksa dana sangat tepat untuk kamu yang masih awam soal investasi dan juga cocok bagi kamu yang sudah mengenal investasi namun tidak punya cukup waktu untuk memantau pasar uang.

Reksa dana dijual melalui Manajer Investasi (MI) langsung atau bank. Di beberapa cabang perusahaan MI, reksa dana dapat dibuka dengan dana minimal Rp100.000.

Kamu bisa meminta bantuan manajer investasi untuk memberikan masukan dalam memilih reksa dana yang cocok untuk rencana pernikahanmu, terutama karena reksa dana ada yang jangka pendek, menengah dan panjang, dengan risiko yang berbeda-beda.

Tabungan Rencana Berjangka

Sekarang banyak bank yang menawarkan produk tabungan rencana berjangka. Tabungan ini mengharuskan kamu menyisihkan sejumlah dana secara berkala dan akan disimpan dalam jangka waktu tertentu. Lamanya 1- 20 tahun.

Nah, karena berjangka, kamu tidak bisa sembarangan mengambil uang tabunganmu. Baru ketika jatuh tempo, kamu bisa menikmati hasilnya. Cara ini sangat cocok buat kamu yang sulit menabung dan tidak disiplin.

Dari sisi insentif, bunga tabungan rencana berjangka lebih tinggi dibandingkan tabungan konvensional. Biasanya sesuai dengan tingkat bunga maksimal penjaminan dari pemerintah. Tabungan berjangka ini pun jadi salah satu cara mudah mengumpulkan uang untuk pernikahanmu.

Jadi, siapa bilang menikah itu harus berutang?