Prinsip pengelolaan uang yang baik adalah memperbesar pemasukan dan menekan pengeluaran. Dibutuhkan disiplin dalam pengeluaran keuangan, terutama keuangan rumah tangga, agar, “pasak tidak lebih besar daripada tiang”. Berikut ini adalah sejumlah pengeluaran yang terlihat sepele namun bisa menguras isi kantongmu di akhir bulan karena kamu kurang disiplin. Apa saja kebocoran-kebocoran kecil ini? Yuk, kita simak bersama-sama.

1. Berpergian dengan Mobil Pribadi

Menggunakan mobil pribadi memang nyaman dengan fasilitas pendingin udara, tidak berhimpit-himpitan dan bisa memilih tujuan ke mana pun kita suka. Tapi bila kita menggunakannya tiap hari ke kantor tentu akan menguras pengeluaran. Apabila pekerjaanmu tidak menuntut penggunaan mobil, maka sebaiknya kamu menggunakan transportasi umum seperti kereta komuter atau bus Transjakarta yang sudah semakin memadai fasilitasnya.

2. Kebiasaan Berbelanja dengan Kartu Kredit

Berbelanja dengan menggunakan kartu kredit memang praktis, tidak perlu bawa uang banyak dan tidak perlu ada saldo di tabungan. Tapi kalau terbiasa berbelanja dengan kartu kredit, siap-siap saja dengan jumlah tagihan yang besar di awal bulan. Pasalnya, kita cenderung tidak mencatat transaksinya dan tidak memperhitungkan berapa tagihannya karena saat transaksi uang di dompet atau tabungan tidak berkurang. Mulai sekarang, gunakan kartu kredit dengan bijak, ya.

3. Makan Siang di Restoran

Bagi kamu yang masih kuliah atau bekerja, tentu harus makan siang di luar rumah. Jika kamu memiliki kebiasaan makan siang di restoran cepat saji, kebiasaan ini akan memboroskan keuangan kamu. Pilihlah warung makan atau kantin yang menyediakan makanan lebih murah namun cukup higienis. Alternatif lain, kamu bisa membawa bekal dari rumah, akan lebih irit kalau kamu melakukan kebiasaan ini.

4Langganan TV Kabel

Banyak yang beranggapan siaran televisi lokal kurang menarik sehingga mereka berlangganan televisi kabel.

Namun kamu juga harus mengeluarkan biaya berlangganan, setidaknya di kisaran Rp120 ribu – Rp150 ribu per bulan. Tapi jika kamu tidak sempat menonton siaran tersebut tiap hari karena kamu sudah capek seharian di kantor dan hanya sempat menikmati siaran TV kabel di akhir pekan, tentu berlangganan TV kabel kurang bermanfaat.

5. Kebiasaan Merokok

Kita tahu kebiasaan merokok tidak baik bagi kesehatan karena bisa mengakibatkan penyakit jantung, paru-paru, dan kanker. Selain masalah kesehatan, merokok, baik sigaret maupun rokok elektrik, bisa menyebabkan “kanker” yang lain yaitu kantung kering alias pemborosan.

Jika kamu menghabiskan sebungkus rokok per hari dengan harganya saat ini yang mencapai Rp18.000, maka kamu harus mengeluarkan uang Rp540 ribu dalam sebulan. Tentu sangat lumayan penghematan yang dapat dilakukan jika kamu bisa berhenti merokok.

6Terlena Program Promo

Saat ini banyak penawaran barang dengan menyodorkan program promo di bawah harga pasar. Sebagian besar penawaran tersebut memang benar adanya dalam arti harganya memang lebih rendah daripada harga pasaran. Namun yang perlu dipertimbangkan adalah, apakah barang diskon tersebut benar-benar penting dan kamu butuhkan?

Apalagi, sekarang toko online kerap menawarkan flash sale atau program diskon menggiurkan dalam waktu terbatas. Bila kamu termasuk yang kerap tergoda dengan flash sale, pikirkan lagi sebelum menekan tombol ‘buy‘.

7. Biaya Ongkos Kirim

Yang suka berbelanja barang secara online atau memesan makanan melalui ojek online tentu tahu adanya biaya pengiriman ketika membeli barang. Bagi kamu yang tidak teliti dan mengesampingkan biaya pengiriman maka harus siap-siap saldo di ATM tinggal sedikit. Pilihlah toko online yang meniadakan ongkos kirim.

8. Menggunakan ATM Bank Lain

Jika kamu sering menggunakan ATM bank lain untuk tarik tunai atau melakukan transaksi lain seperti transfer antarbank dan cek saldo, ada biaya tambahannya. Mungkin nominalnya terlihat kecil, tapi kalau cukup sering dilakukan, tentu akan menjadi pengeluaran yang mengurangi penghasilanmu.