Kadang padatnya aktivitas atau pekerjaan setiap hari menjadi alasan orang akhirnya mengurungkan niat untuk berinvestasi. Mereka khawatir tidak bisa membagi waktu antara pekerjaan dan investasi atau justru bisa berujung mengorbankan salah satunya.

Baca juga: Tas Kulit Biyantie

Belum lagi kalau para super sibuk ini tidak punya pengetahuan mumpuni soal investasi. Mereka khawatir daripada nanti rugi karena tidak tahu apa-apa, lebih baik “bermain aman” dengan memutuskan tidak berinvestasi.

Buntutnya mereka memutuskan bergantung pada penghasilan bulanan saja, yang pasti sudah salah kaprah karena investasi dianjurkan dilakukan sedini mungkin.

Nah, bagi kamu si super sibuk yang ingin berinvestasi tetapi tidak punya waktu, jangan langsung menyerah. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu ikuti supaya pekerjaan tidak terganggu dan investasi berjalan lancar dengan memberikan imbal hasil yang menguntungkan. Yuk, disimak.

Luangkan waktu pelajari investasi

Memang sih, kamu sibuk, tetapi tidak ada salahnya meluangkan waktu di akhir pekan untuk mempelajari jenis-jenis investasi, cara, imbal hasil yang diperoleh hingga potensi risiko yang bakal dihadapi sebelum memutuskan untuk mengalokasikan dana di instrumen tertentu.

Ini penting sehingga kamu tidak buta-buta amat soal investasi dan bisa lebih percaya diri.

Caranya banyak, kok. Kamu bisa belajar melalui internet, ke teman yang paham dan berpengalaman soal investasi, konsultasi kepada ahlinya, mengikuti workshop, seminar atau pelatihan investasi.

Karena dilakukan di akhir minggu, sudah tentu hal ini tidak menganggu kesibukanmu. Setelah memutuskan berinvestasi pada satu jenis produk investasi, baik juga tetap mempelajari investasi lain supaya pengetahuan kamu lebih mumpuni di bidang ini.

Manfaatkan Aplikasi Online

Kesibukan menyebabkan waktu luang yang dimiliki menjadi sangat minim, apalagi saat hari kerja. Untuk menyiasati waktu yang sedikit, aplikasi investasi online bisa menjadi pilihan tepat.

Salah satunya adalah aplikasi pengelolaan investasi pasar modal secara online yang kini banyak diluncurkan perusahaan sekuritas. Hanya dengan mengakses aplikasi tersebut melalui smartphone, kamu bisa memantau investasi secara real time, enggak pakai ribet dan mudah di tengah kesibukan bekerja.

Jasa Pengelola Investasi

Bagi investor pemula atau yang sangat padat aktivitasnya, bisa mencoba menggunakan jasa pengelola investasi seperti broker atau manajer investasi. Mereka akan membantu mempermudah pengelolaan investasi dan memfasilitasi proses investasi, termasuk memberi data riset dan masukan dalam berinvestasi.

Namun menggunakan jasa pengelola investasi, tentunya tidak cuma-cuma. Ada harga yang harus dibayar. Kamu bakal dikenakan biaya untuk jasa mereka. Jika kamu memilih jasa pengelola investasi, hal penting yang harus kamu ingat adalah pilih jasa pengelola investasi yang memiliki reputasi baik dan dapat dipercaya untuk mengelola uang kamu.

Pakai Fasilitas Autodebet

Demi membantu menyisihkan uang secara otomatis dari rekening tabungan untuk investasi, kamu bisa menggunakan fasilitas autodebet. Ini akan sangat membantu kamu yang super sibuk karena tidak perlu repot melakukan transfer dana investasi secara manual tiap bulannya.

Salah satu fasilitas autodebet yang tersedia adalah untuk investasi reksa dana yang banyak ditawarkan oleh perusahaan manajer investasi dan agen penjual reksa dana. Mereka akan langsung memotong dana tabungan kamu tiap bulan secara otomatis untuk diinvestasikan pada reksa dana, dengan nominal yang kamu tentukan.

Selektif Memilih Instrumen Investasi

Banyak jenis instrumen investasi yang bisa kamu pilih untuk melipatgandakan uang. Namun jika kamu pemula, super sibuk dan mengelolanya sendiri tanpa bantuan jasa pengelola investasi, ada baiknya lebih selektif. Pilih instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan, namun tidak terlalu ribet dijalankan. Terpenting, tak banyak menyita waktu kamu.

Kamu bisa memilih instrumen investasi yang risikonya rendah, di antaranya reksa dana dan deposito. Selain itu, investasi emas juga bisa menjadi pilihan karena harganya yang cenderung stabil dalam jangka panjang atau investasi di bidang properti lantaran kamu tak perlu terlalu sering-sering mengontrolnya.

Baca juga: Bisnis Barber Shop Muhammad Emyranza

Jadi, siapa bilang si super sibuk seperti kamu tidak bisa berinvestasi?