Siapa tak kenal Jack Ma? Saat upacara penutupan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Minggu, 2 September 2018 lalu, dia datang mewakili China. Betul, negera yang dijuluki Tirai Bambu itu akan menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar di Asia pada 2022 mendatang

Baca juga: Perjuangan Hanindia Narendrata Membangun Start-Up

Jack Ma menjadi perwakilan China karena dia salah satu orang penting di sana. Pria yang berusia 54 tahun tersebut adalah orang kedua paling tajir di Tiongkok. Bahkan, bos Alibaba ini dijuluki manusia Rp583 triliun, sesuai dengan kekayaan yang dimiliknya.

Perjuangannya untuk bisa masuk dalam daftar Forbes di urutan ke-20 orang terkaya di dunia tahun 2018 tidak mudah dan butuh proses panjang. Sempat mengalami penolakan dan krisis hingga berkali-kali, tak pernah membuatnya patah arang.

Dia terus berusaha hingga akhirnya mantan guru bahasa Inggris ini berhasil mengembangkan Alibaba.com menjadi salah satu platform e-commerce terbesar di jagat raya.

Melalui pengalaman dan keberhasilannya sebagai seorang pengusaha dengan bisnis yang terus menggurita di beberapa negara dunia, sudah pasti Jack Ma menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin sukses. Nah, bagi kamu milenial yang ingin mulai berinvestasi dan sukses, berikut ini beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari seorang Jack Ma.

1. Jangan Mudah Menyerah dan Tetap Bekerja Keras

Semasa sekolah, Jack Ma bukan anak yang menonjol. Bahkan, dia sempat mengalami gagal ujian saat masuk SD dan SMP hingga beberapa kali ditolak Universitas Harvard. Tak cuma itu, dia juga pernah ditolak bekerja oleh 30 perusahaan termasuk Kentucky Fried Chicken (KFC).

Banyaknya penolakan yang diterima membuat Jack terbiasa. Namun, itu tak membuatnya menyerah. Dia terus berusaha keras untuk mewujudkan mimpinya.

Semangat ini bisa kamu terapkan ketika berinvestasi. Ketika kamu mengalami kegagalan atau kerugian berinvestasi, kamu jangan menyerah dan justru tertantang untuk membalikkan keadaan dengan mencari kesalahan dan memperbaikinya. Percayalah bahwa kerja keras tak akan membohongi hasil seperti yang dituai Jack Ma saat ini.

2. Terus Belajar dan Pandai Melihat Peluang

Untuk bisa belajar bahasa Inggris, Jack Ma yang saat itu masih SMA rela datang saban hari ke kafe yang banyak didatangi bule Amerika atau Inggris. Pada akhirnya kemampuan bahasanya tersebut membuat dia mendapatkan pekerjaan sewaktu kuliah. Ketika dia sudah mendirikan Alibaba, Jack Ma pun tak sungkan belajar kepada situs atau platform e-commerce yang sukses terlebih dahulu, seperti Amazon dan eBay.

Ketika mendirikan Alibaba, dia menghadapi minimnya infrastruktur serta sosok yang bisa dijadikan mentor untuk bisnis yang satu ini. Namun di balik tantangan itu, Jack Ma justru melihat ada peluang besar yang bisa tumbuh sehingga dia memanfaatkannya dan berhasil membangun Alibaba sebesar sekarang.

Berkaca dari pengalaman Jack Ma, tingkatkan semangatmu mempelajari jenis-jenis investasi, keuntungan, risiko dan cara investasi jika ingin mendapatkan hasil yang diharapkan. Kamu bisa belajar dari mana saja, teman, ahli investasi, workshop, seminar atau pelatihan. Dengan rajin belajar dan mengikuti berbagai kegiatan terkait investasi, kamu akan mendapatkan informasi penting dan lambat laun mampu melihat peluang-peluang investasi yang potensial.

3. Inovatif dan Punya Passion

Jack Ma berhasil memanfaatkan internet saat teknologi ini masih sangat baru. Melalui internet, dia mendirikan Alibaba menjadi sebuah marketplace yang menjual barang secara online. Ini adalah inovasi yang belum familiar bagi banyak orang, termasuk platform pembayaran sendiri yang bahkan terkesan asing saat itu.

Selain itu yang terpenting bagi Jack Ma adalah bekerja sesuai dengan passionPassion membuatnya bisa membawa Alibaba bersaing dengan e-commerce dunia. Jack Ma pun menerapkan hal itu kepada para karyawannya lantaran hasilnya akan lebih maksimal sebab pekerjaan, bisnis atau investasi yang dilakukan adalah sesuatu yang mereka sukai.

Meniru Jack Ma, kamu juga bisa mencari inovasi baru. Berpikirlah sebagai seorang kreator yang terus menciptakan gagasan baru, berbagi ide dengan teman atau rekan dan mengevaluasinya apakah investasi tersebut menguntungkan atau tidak. Saat memilih investasi tersebut, sebaiknya sesuaikan dengan passion karena kamu akan menjalaninya dengan semangat dan sepenuh hati, sehingga tak terbebani.

4. Bangun Jaringan

Salah satu rahasia kesuksesan Jack Ma adalah visi dari perusahaannya, yakni membantu UKM China yang kala itu sulit bersaing dengan pengusaha besar. Untuk mewujudkannya, dia pun membangun koneksi yang kuat dengan sejumlah pihak.

Ini inspirasi yang bisa kamu tiru dari Jack Ma. Dengan berjejaring atau membangun networking dan kenal banyak orang, kamu bisa mendapatkan masukan serta ide segar termasuk dalam hal berinvestasi.

5. Berani Ambil Risiko

Jack Ma tak takut dengan risiko. Dia berani merugi di awal untuk mendapatkan keuntungan besar di kemudian hari. Kadang, risiko tinggi akan berkorelasi dengan keuntungan besar yang dikantongi. Kamu juga bisa meniru Jack Ma dengan memulai berinvestasi sejak sekarang. Jangan pernah ragu dan khawatir akan rugi. Tentu saja kamu juga harus memiliki visi ketika menanamkan uangmu untuk investasi. Selalu ingat tujuanmu berinvestasi dan ketika kamu mulai kehilangan arah, kembalilah pada visi awal tersebut.

Baca juga: Tenoon, Bisnis yang Ikut Membangun Kaum Difabel

Bagaimana, siap berinvestasi mengikuti prinsip Jack Ma?