Sebagai seorang mahasiswa, tugas kamu tidak cuma belajar kemudian lulus dan bekerja di perusahaan atau membuka usaha sendiri. Justru di bangku kuliah inilah, kamu akan menjalani proses pendewasaan dan kemandirian.

Kamu akan menghadapi banyak tantangan, salah satunya adalah mengatur keuangan. Nah, agar uang saku dari orang tua cukup, kamu perlu pandai menyiasati keuanganmu.

Baca juga: Danu Sofyan, Juragan Radja Cendol

Apalagi jika kamu mahasiswa yang tinggal jauh dari orang tua alias merantau, sebaiknya mulai mengatur jatah subsidi yang diberikan orang tua agar tidak besar pasak daripada tiang alias pengeluaran lebih besar dari pemasukan. Jangan sampai kamu membebani orang tua lantaran selalu mengeluh jatah jajan dan keperluan kuliah tak pernah cukup.

Kemampuan mengatur keuangan penting dilakukan, karena selain bisa meringankan beban orang tua juga berguna bagi kamu saat sudah bekerja kelak.

Buat kamu yang masih berstatus mahasiswa, intip, yuk, kiat mudah mengatur keuangan berikut ini!

1. Membuat rencana anggaran keuangan

Buatlah rencana anggaran keuangan setiap bulannya. Rincikan rencana pengeluaran rutin setiap hari. Misalnya biaya makan, transportasi, pulsa telepon, bayar kos hingga keperluan kuliah seperti fotokopi dan lainnya.

Selain pengeluaran tersebut, kamu sebaiknya juga memasukkan biaya tak terduga alias dana cadangan. Ini penting lo, supaya kamu tidak serta merta menganggu dana yang sudah dialokasikan hanya karena ada kebutuhan dadakan.

Agar penerapan rencana anggaran kamu bisa terlaksana dengan mulus, pastinya kamu harus disiplin. Jangan sampai rencana anggaran cuma sebatas ide saja.

Jangan lupa, meski kamu sudah membuat rencana anggaran, tak ada salahnya mencatat pengeluaran setiap hari di buku khusus. Tujuannya untuk mengetahui dan mengevaluasi apakah rencana anggaran yang kamu buat sudah diterapkan dengan tepat.

2. Menabung

Biasakan menabung dengan menyisihkan sebagian uang saku atau pemasukan. Caranya, sejak awal pisahkan dana pengeluaran rutin harian dengan dana untuk ditabung. Sebaiknya simpan dana tabungan di bank agar kamu tidak mudah mengambilnya untuk membeli barang yang tidak diperlukan.

Dengan membiasakan diri menabung sejak kuliah, kebiasaan ini akan berlanjut saat kamu kerja nanti. Jika kamu cukup berminat untuk menginventasikan dana tabungan, kamu bisa memilih instrumen investasi yang aman seperti emas atau reksa dana. Investasikan dalam jangka panjang dan tingkatkan nominalnya setelah kamu kerja.

3. Kurangi pengeluaran tidak penting

Biasanya mahasiswa kerap tergoda teman-teman untuk shopping ke mal, belanja online hingga nongkrong bareng di kafe-kafe. Padahal, jika kebiasaan ini kerap dilakukan justru bisa menguras kantong mahasiswa seperti kamu.

Shopping atau nongkrong di kafe sesekali bisa dilakukan sebagai hiburan, namun batasi alias jangan terlalu sering. Sekali dalam sebulan misalnya. Jangan lapar mata atau ikut-ikutan teman. Prioritaskan kebutuhan dibandingkan dengan keinginan supaya hidup kamu enggak terseok-seok ke depannya gara-gara dana terlanjur habis sementara kiriman orang tua masih lama datangnya.

4. Berhemat

Selain harus punya skala prioritas dalam menggunakan uang, sebagai mahasiswa kamu juga sebaiknya berhemat. Itu karena uang yang kamu miliki terbatas dan masih disubsidi orang tua.

Beberapa penghematan yang bisa kamu lakukan, misalnya jika kamu ngekos, bisa patungan dengan penghuni kosan lain untuk memasak makanan bersama. Kamu juga bisa mencuci pakaian sendiri dibanding harus menggunakan jasa laundry.

Tak cuma itu, kamu juga bisa berburu produk atau kebutuhan sehari-hari dengan harga diskonan. Bahkan, ada beberapa gerai atau vendor yang memberikan diskonan untuk mahasiswa pada saat tertentu. Kamu bisa memanfaatkannya untuk menghemat uang.

5. Mencari penghasilan tambahan

Tak ada salahnya jika kamu memiliki waktu luang untuk mengisinya dengan mencari penghasilan tambahan. Kamu bisa bekerja freelance atau part time, seperti menjadi penulis lepas, guru les atau jasa titip belanja yang sekarang ini sedang tren.

Baca juga: Dulcet Patisserie, Cake Artisan Karya Anak Bangsa

Selain dapat penghasilan tambahan, kamu juga mendapat pengalaman bekerja. Meski begitu, kuliah harus tetap menjadi prioritas kamu, lo. Jangan sampai kerja sampingan malah bikin kuliah kamu keteteran.

Bagaimana kalau tips ini langsung dilakukan demi masa depan yang lebih cerah? Yuk, semangat!