Sebagai anak Chairul Tanjung, konglomerat yang masuk 10 besar orang terkaya di Indonesia, tentu masalah permodalan bukan kendala bagi Putri Indahsari Tanjung jika ia ingin mendirikan sebuah usaha. Namun ia memilih tidak meminta modal sepeser pun dari sang ayah untuk menjalankan bisnis event organizer.

Baca juga: Adawiyah Riwan, Dari Hobi Kini Bisnis Menanam

Terlahir sebagai putri seorang pengusaha besar di Indonesia, ternyata darah pebisnis juga mengalir dalam diri Putri. Sejak usia sangat muda, 15 tahun, Putri mengasah kemampuan berwirausaha. Ia memilih berkiprah di usaha pengorganisasian sebuah acara.

Putri bercerita awal mula ketertarikan mendirikan usaha bernama Creativepreneur Event Creator dipicu saat dirinya menjadi ketua OSIS saat duduk di bangku SMP. Posisinya sebagai ketua OSIS mengharuskan Putri membuat acara-acara sekolah.

Ia pun menikmati proses pembuatan sebuah acara, mulai dari pembentukan panitia, pencarian dana hingga menarik minat para siswa untuk datang. Akhirnya, bersama dua orang temannya ia membuat party planner kecil-kecilan bernama El Paradiso.

“Ketika itu kita membuat pesta ulang tahun dan perpisahan. Saya membuat acara tersebut tanpa modal sepeser pun dari orang tua,” ujarnya.

Ia memaparkan rencana pesta ulang tahun di depan orang tua temannya tersebut. Setelah disetujui barulah Putri dan teman-temannya bekerja.

Ciptakan Generasi Muda Kreatif

Passion Putri dalam berbisnis dan menciptakan acara yang berkesan bertambah kuat. Akhirnya di tahun 2014 ia mendirikan Creativepreneur Event Creator menggantikan El Paradiso. Creativepreneur Event Creator memiliki misi untuk menyebarkan semangat entrepreneurship, menginspirasi anak-anak muda untuk menjadi inovator muda.Pada saat itu dirinya gelisah karena acara-acara inspiratif mengenai enterpreneurship harga tiketnya sangat mahal, berlangsung berhari-hari dengan konsep kelas yang membosankan dan kurang menghibur bagi anak muda. Maka di tahun 2014 itu Putri mengadakan event besar pertama di bawah bendera Creativepreneur Event Creator (EC) yaitu Creativepreneur Corner.

Creativepreneur Corner dikemas dalam konsep yang disebut Putri sebagai Ultimate Talkshow Experience. Dalam gelaran tersebut ia mengundang creative entrepreneur Indonesia untuk berbagi pengalaman mereka di industri kreatif. Pengusaha-pengusaha muda di bidang startup juga tampil sebagai pembicara menceritakan kisah sukses mereka untuk menginspirasi anak-anak muda.

“Fokus kami adalah membuat acara-acara yang bisa menginspirasi generasi muda untuk menjadi entrepreneur, berkarya dan dapat memberi kontribusi untuk industri kreatif di Indonesia. Kami lebih suka disebut sebagai event creator daripada event organizer. Ciri khas event kami bersifat edukatif dan menghibur, di mana hal ini bisa memberikan warna baru dalam dunia entertainment,” ujarnya.

Pahitnya Ditolak Calon Sponsor

Dalam perjalanan mengembangkan bisnis, Putri merasakan pahitnya ditolak calon sponsor. Ia mengatakan di acara pertama tersebut mengalami penolakan dari puluhan sponsor karena mereka belum mengenal perusahaannya. Namun akhirnya beberapa perusahaan terkemuka seperti bank nasional besar, operator telekomunikasi terbesar dan stasiun televisi nasional bersedia menjadi sponsor.

Perlahan sponsor-sponsor lainnya mulai bersedia mendukung di ajang kedua setelah acara yang digelar Putri berhasil mendatangkan ribuan anak muda. Berkat animo yang positif ini, Creativepreneur Corner sudah diselenggarakan sebanyak empat kali mulai dari tahun 2014, 2015, 2017 di Jakarta dan tahun 2018 di Yogyakarta, Surabaya dan Bandung.

Bisnis Sekaligus Sosial

Untuk dapat mengikuti acara Creativepreneur Corner, pengunjung dikenakan biaya Rp150.000 – Rp250.000 bergantung kota tempat dilaksanakan. Namun karena ingin menyebarkan semangat kewirausahaan seluas-luasnya pada anak muda, Putri juga giat melaksanakan entertaining talkshow secara gratis bagi mahasiswa.

Acara tersebut bernama Creativepreneur Talk yang digelar di kampus-kampus. Para mahasiswa bisa mengikutinya tanpa dipungut biaya dengan cara mendaftar terlebih dahulu di website Creativepreneur EC.

Selain sebagai event creator, Creativepreneur EC juga bertindak sebagai agensi. Saat ini Creativepreneur EC dipercaya untuk menangani campaign dan content untuk beberapa perusahaan besar di Indonesia.

Perkembangan bisnis yang menggembirakan tersebut tentu tak lepas dari hasil kerja keras Putri. Meski ia masih kuliah di Academy of Art University San Fransisco jurusan multimedia communication, jarak jauh tak menghalangi Putri senantiasa memantau dan mengelola bisnisnya dengan intens.
Acara-acara Creativepreneur EC dirancang pada saat Putri sedang libur kuliah dan berada di Indonesia. Selama di AS, Putri tetap berkoordinasi dan berkomunikasi dengan timnya untuk merencanakan kegiatan berikutnya.

Dukungan Orang Tua

Sikap kedua orang tua Putri sangat positif terhadap keputusannya terjun ke bisnis ini. Mereka mengajarkan kemandirian kepada Putri dan ingin Putri merasakan membangun usaha dari nol.

“Mereka sangat mengkhawatirkan kesehatan saya karena kalau saya pulang ke Jakarta (dari kuliah di Amerika Serikat) pasti menekuni pekerjaan saya ini hingga tidak kenal waktu. Otomatis waktu berkumpul dengan keluarga jadi terbatas,” tuturnya.

Putri menjadikan kedua orang tuanya inspirator terbesar untuk kehidupannya. Sosok Chairul Tanjung di matanya adalah sosok pekerja keras dan pintar. Selain itu sikap rendah hati dicontohkan Chairul Tanjung kepada anak-anaknya.

Baca juga: Bisnis Barbershop, Muhammad Emyranza

“Bapak bekerja bukan hanya untuk keluarganya saja tapi untuk Indonesia. Beliau mengajarkan agar kita menjadi orang yang bermanfaat untuk orang banyak. Sedangkan ibu saya adalah sosok yang sangat peduli dengan pendidikan dan anak-anak di Indonesia,” pungkasnya.