Di era digital saat ini, hidup menjadi lebih mudah dan cepat lantaran banyak hal yang bisa dilakukan dengan bantuan teknologi. Tak heran jika banyak perusahaan dan institusi pemerintahan memandang bidang teknologi merupakan investasi menguntungkan.

Baca juga: Bantal Kreatif Ala Tootle

Tren ini antara lain merambah sektor perbankan seiring dengan perubahan zaman ke era digital. Begitu juga dengan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia yang melihat investasi teknologi sebagai salah satu prioritas utama demi meningkatkan daya saing bisnis mereka.

Melihat perkembangan tersebut, investasi di bidang teknologi bakal menjadi primadona di masa depan. Misalnya saja Cisco System Inc sempat meramal akan ada 50 miliar perangkat yang terhubung ke internet pada 2020 hingga 2021 mendatang.

Melihat fenomena transformasi digital ini, ada beberapa peluang investasi menguntungkan di bidang teknologi yang bisa kamu coba misalnya keamanan cybersoftware, teknologi cloud dan teknologi wearable. Investasi bisa kamu lakukan dengan mengoleksi saham perusahaan-perusahaan teknologi tersebut, terutama jika mereka melakukan kegiatan fund raising atau penjualan pertama saham umum sebuah perusahaan kepada investor umum (Initial Public Offering–IPO).

1. Bidang software

Mungkin kamu bukan ahli komputer, tetapi kamu tetap bisa melakukan investasi di perusahaan yang mengembangkan softwareSoftware diprediksi akan berkembang karena masih memiliki pasar yang luas. Selain itu software yang dijual biasanya memiliki harga yang mahal, sehingga bisa menguntungkan.

2. Keamanan cyber

Keamanan cyber mutlak dibutuhkan saat ini karena dengan berkembangnya teknologi, risiko kejahatan cyber juga meningkat. Serangan virus atau hacker, penipuan, hingga pembobolan uang individu atau perusahaan secara online merupakan beberapa kejahatan cyber yang sering terjadi.

Tak heran investasi di bidang pengamanan cyber jadi ranah basah yang perlu dipertimbangkan. Keamanan cyber bisa melindungi data dari hambatan, tantangan, ancaman, pencurian dan penyalahgunaan data. Pengamanan cyber juga digunakan untuk menjaga sistem jaringan teknologi informasi dan komunikasi dari serangan dan ancaman beragam virus digital.

Melihat perkembangan teknologi yang makin canggih sejalan dengan peluang kejahatan online yang juga kian meningkat, kebutuhan akan layanan keamanan cyber sudah pasti sangat tinggi di masa depan.

3. Perusahaan Startup

Siapa, sih, yang tidak punya aplikasi transportasi online atau marketplace? Dua bisnis ini sedang booming di tengah kemajuan teknologi. Awalnya perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang tersebut seperti Gojek, Tokopedia, dan Bukalapak merupakan startup alias rintisan bisnis di bidang digital. Ketiga perusahaan ini sekarang sudah bernilai triliunan rupiah. Bahkan Gojek mulai menggurita ke luar Indonesia.

Contoh lainnya adalah Facebook. Media sosial ini dulu juga merupakan perusahaan startup, namun kini digunakan sebagian besar penduduk dunia.

Investasi ke perusahaan startup bisa menjadi salah satu pilihan kamu yang ingin melakukan investasi di bidang teknologi. Startup akan terus membenahi teknologinya untuk kenyamanan klien, sehingga pastinya mereka akan bertahan di tengah persaingan. Tetapi kamu juga harus jeli memilih perusahaan startupsebelum melakukan investasi.

4. Teknologi cloud

Cloud computing bisa diartikan sebagai tempat penyimpanan data secara online dan terintegrasi dengan gadget kamu.

Meski tingkat adopsi teknologi cloud computing di Indonesia saat ini masih terbilang rendah, namun diprediksi akan terus bertumbuh dan makin besar di masa depan. Itu karena fungsinya yang memberikan kemudahan.

Sistem cloud membuat internet menjadi pusat server untuk mengelola data dan aplikasi pengguna, di mana pengguna bisa menjalankan program tanpa instalasi dan mengakses data pribadi melalui gadgetyang dimiliki, sehingga kamu tidak perlu investasi server berbentuk fisik dan melakukan perawatan hardware server.

5. Teknologi wearable

Dalam beberapa tahun terakhir ini teknologi wearable mulai tumbuh dan dalam beberapa tahun ke depan akan makin banyak teknologi wearable. Perangkat wearable ini mengawinkan fungsi dan kecanggihan teknologi dengan aksesori atau fashion yang bisa dikenakan dalam kehidupan sehari-hari.

Perangkat wearable memberikan fitur dan fungsi praktis. Misalnya yang kini populer, di antaranya jam tangan pintar atau smartwatch dan kacamata pintar. Ada juga wearable berbentuk tato dari kulit elektronik untuk memantau kesehatan manusia, kacamata atau kamera GoPro yang bisa mendeteksi emosi dan stiker pintar yang bisa mencegah pelecehan seksual.

Masih banyak lagi contoh wearable yang kekinian dan di masa depan perangkat ini akan semakin beragam, unik, dan canggih.

Baca juga: Bisnis Fashion Paulina Katarina

Bagaimana, tertarik mencoba investasi menguntungkan di bidang teknologi?