Penghasilan selebritas dunia telah menjadikan mereka miliarder. Tapi mereka menyadari bahwa tak selamanya karier mereka bertahan. Sejumlah selebritas dunia pun gemar berinvestasi untuk melipatgandakan harta mereka. Kita intip, yuk, investasi menguntungkan para selebritas dunia ini.

Baca juga: Kenali Karakter Saham Sebelum Berinvestasi

Ellen DeGeneres

Host acara The Ellen Show ini sangat menyukai properti dan punya hobi mendekorasi rumah serta menata furnitur. Setelah menata ulang furnitur dan dekorasi rumah yang ditempatinya, Ellen akan menjualnya jika tertarik membeli rumah baru. Dari situ Ellen memperoleh keuntungan hingga mencapai jutaan dolar.

Misalnya saja tahun 2007 Ellen menjual rumahnya di California Selatan pada CEO Google Eric Schmidt seharga US$20 juta. Ellen membeli rumah itu seharga US$15,7 juta sehingga mendapatkan keuntungan hampir 5 juta dolar.

Lalu tahun 2014, Ellen menjual rumah yang disebut The Brody House di Holmby Hills, California setelah menempatinya selama tujuh bulan. Dari penjualan itu Ellen memperoleh keuntungan hampir 15 juta dolar. Berkat intuisi yang tepat dalam memilih lokasi rumah yang strategis serta penataan interior yang apik, Ellen dapat memperoleh untung yang besar. Menggiurkan bukan?

Ashton Kutcher

Suami artis Mila Kunis ini berpartner dengan manager Madonna, Guy Oseary, dan menjadi salah satu venture capitalist atau investor startup yang paling sukses di Hollywood. Selama periode tahun 2010 hingga 2016, mereka berhasil melipatgandakan investasi senilai US$ 30 juta menjadi US$250 juta. Portofolio investasi mereka mencakup 70 startup di antaranya Uber, Airbnb, Skype, Spotify, Pinterest, dan Shazam.

Adalah Guy yang mengajak Ashton bergabung dengannya pada tahun 2010 sebagai investor startup. Ketika itu Guy melihat industri hiburan belum terlalu digarap sebagai lahan investasi menguntungkan di Silicon Valley. Bersama Ron Burkle, seorang pengusaha sukses, mereka mendirikan A-Grade Investments.

Ashton dan kedua rekannya biasanya mengincar startup yang bertujuan mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup manusia, punya model bisnis yang potensial untuk berkembang, serta rekam jejak pendirinya mengesankan. Modal yang mereka kucurkan berawal dari US$50.000 – 100.000 hingga akhirnya berlipatganda mencapai angka jutaan dolar.

Justin Bieber

Mungkin kamu lebih mengenal Justin Bieber sebagai penyanyi idola jutaan remaja di seluruh dunia. Tapi selain itu, Justin juga merupakan seorang investor yang sukses. Dia mulai berinvestasi pada perusahaan startup sejak tahun 2009, di antaranya Tinychat, Stamped, Sojo Studios, dan Spotify.

Dalam berinvestasi, Justin menerapkan strategi Peter Lynch, seorang investor legendaris di bursa saham Amerika yaitu “tidak akan berinvestasi pada sesuatu yang tidak aku sukai; aku harus menaruh kepercayaan pada produk itu.”

Setiap minggu Justin akan mendengarkan saran dari manajer bisnis dan pengacaranya mengenai apa yang harus dilakukan terhadap bisnis dan kariernya. Salah satu strategi investasi Justin adalah menaruh modal pada perusahaan startup dengan segmen pasar remaja, yang juga menjadi pasar utama Justin. Dengan demikian, Justin dapat melakukan promosi sekaligus dengan lini bisnisnya yang lain.

Sir Alex Ferguson

Mantan manajer klub sepak bola Manchester United ini mulai mengoleksi wine sejak tahun 1991. “Mengoleksi wine memberikan keseimbangan dan pengalihan suasana dalam hidup saya,” ucap Sir Alex seperti dikutip telegraph.co.uk.

Pada tahun 2014, Sir Alex Ferguson memutuskan melepas sebagian koleksi wine-nya dengan bantuan rumah lelang Christie’s di Hong Kong. Dari total 257 botol wine yang dilelang, Sir Alex memperoleh keuntungan sekitar 2,3 juta poundsterling (sekitar Rp42,67 miliar konversi kurs per akhir Februari 2019), dengan hasil lelang tertinggi diraih sebotol Domaine de la Romanée-Conti Vintage 1997, senilai £94.815.

Konon, Sir Alex masih menyimpan 800 botol wine di rumahnya di London dan Oxford. Dia melepas sebagian koleksinya karena setelah pensiun sebagai manajer Manchester United, Sir Alex mengatakan lebih banyak punya waktu untuk berjalan-jalan mencari koleksi wine baru.

Jessica Alba

Pengalaman masa kecilnya yang kerap didera penyakit, membuat Jessica Alba mendirikan The Honest Company pada tahun 2012. Melalui perusahaan tersebut, pemeran film Fantastic Four dan Into the Blue ini bertujuan menyediakan produk yang lebih sehat dan aman untuk keluarga, di antaranya produk perawatan diri dan rumah serta perlengkapan bayi.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Jessica menggandeng sejumlah pegiat ramah lingkungan dalam timnya, termasuk Christopher Gavigan, penulis buku Healthy Child Healthy World. Awal memulai bisnis tahun 2012, Honest Company merilis 17 produk. Enam tahun kemudian, bisnisnya berkembang pesat dengan 100 produk, 400 pegawai dan nilai perusahaan yang ditaksir mendekati US$ 1 miliar.

“Saat orang mengatakan tidak bisa melakukan hal itu, aku justru melihatnya sebagai sebuah tantangan,” tandas Jessica mengungkapkan rahasia suksesnya pada GoodHousekeeping.com.

Magic Johnson

Nama Magic Johnson sangat terkenal di era 1980-an sebagai pebasket NBA. Setelah pensiun dari NBA, dia mendirikan perusahaan Magic Johnson Enterprises dan menghasilkan ratusan juta dolar dari beragam lini bisnis, mulai dari kepemilikan ratusan waralaba Starbucks, saham di klub basket Los Angeles Lakers, hingga waralaba jaringan resto seperti Burger King dan T.G.I Fridays.

Salah satu kunci sukses Magic Johnson mengembangkan kerajaan bisnisnya adalah melakukan riset serius terhadap target pasarnya. Magic membidik kalangan “Urban America” yang sebagian besar terdiri dari warga Afrika Amerika dan Latin Amerika. Selain merupakan bagian dari mereka, Magic juga kerap mengamati dan berbincang dengan kalangan ini untuk memahami apa keinginan mereka.

Contohnya ketika membeli waralaba Starbucks, Magic mengubah menu makanan standar yang biasa disajikan di Starbucks di kedai-kedai miliknya agar lebih memenuhi selera kalangan “Urban America”. Dia juga menyesuaikan pilihan lagu yang diputar di dalam kedai dengan jenis musik yang populer di kalangan tersebut. Hasilnya, kedai Starbucks milik Magic selalu ramai dipenuhi pembeli.

Baca juga: Investasi Berbasis Teknologi? Kenapa Tidak?

Meski bukan selebritas, bukan tidak mungkin suatu saat nanti kamu memiliki investasi menguntungkan seperti mereka. Di balik gemerlap dunia hiburan, ada kerja keras, jeli melihat peluang, dan semangat untuk terus belajar yang bisa kita tiru dari para selebritas dunia.