Berinvestasi online bukan lagi hal yang aneh di era teknologi saat ini. Hanya dengan berbekal telepon pintar saja, kamu bisa melakukan investasi di aplikasi investasi yang kini makin beragam.

Baca juga: Investasi Ala Seleb Dunia

Sayangnya, masih ada orang yang ogah melakukan investasi online ini karena takut ditipu sejalan dengan maraknya penipuan online atau belum yakin investasi yang dilakukan akan memberikan keuntungan maksimal.

Nah, kalau kamu termasuk tipe orang seperti ini, baiknya kamu ikuti lima strategi berikut ini untuk bisa mendapatkan untung dari investasi.

Penasaran? Check this out:

1. Pilih investasi yang tepat

Ada beberapa jenis investasi yang ditawarkan secara online, di antaranya saham, reksa dana, emas, valuta asing, uang virtual hingga P2P Lending. Tiap jenis investasi tersebut memiliki mekanisme atau skema, risiko dan keuntungan yang berbeda-beda.

Ada baiknya kamu mempelajari dan pahami semua jenis investasi tersebut. Setelah itu, pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu.

2. Mengerti skema investasi online

Sebelum berinvestasi, kamu harus mempelajari dan paham skema produk investasi yang ditawarkan secara online. Jika merasa skema itu tidak jelas, kamu bisa menanyakan secara detail kepada broker atau lembaga keuangan bersangkutan soal skema tersebut.

Jika ternyata skema Ponzi, baiknya kamu hindari.

Apa itu skema Ponzi? Sederhananya skema Ponzi adalah skema yang memberikan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari individu atau organisasi yang melakukan kegiatan investasi. Ini salah satu model penipuan. Contoh skema Ponzi adalah yang dilakukan biro umrah First Travel.

3. Cari lembaga keuangan atau pengelola dana yang kredibel

Investasi online rentan dengan penipuan maka carilah lembaga keuangan atau pengelola dana yang profesional, kredibel dan berpengalaman di bidangnya. Ini penting dilakukan lantaran antara investor dan pengelola dana tersebut tidak melakukan tatap muka, sehingga kemungkinan terjadi penipuan pun cukup besar.

Kamu bisa mengecek kredibilitas lembaga keuangan atau pengelola dana resmi jika tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau otoritas resmi pemerintah lainnya.

4. Mengetahui risiko

Mengetahui risiko dari jenis investasi online sangat penting untuk meminimalisasi kerugian dan mendapatkan keuntungan lebih baik. Namun perlu diketahui jika kamu ingin mendapatkan keuntungan besarsecara cepat, biasanya instrumen investasi tersebut sangat berisiko dan sebaliknya.

Untuk itu, ada baiknya kamu membandingkan tiap potensi risiko dari produk investasi online tersebut demi mengetahui kemampuan kamu menghadapi risiko tersebut jika mengalaminya kelak.

5. Melakukan diversifikasi investasi

Demi mendapatkan investasi yang menguntungkan dan minim risiko, hindari menginvestasikan dana hanya pada satu produk investasi. Sebaiknya kamu melakukan diversifikasi investasi alias membagi dana ke dalam sejumlah instrumen investasi.

Contohnya, kamu menginvestasikan dana ke saham X, saham Y dan emas. Jika terjadi koreksi atau penurunan nilai saham X, masih ada kemungkinan produk yang lain akan naik nilainya. Kenaikan ini bisa menutupi kerugian dari terkoreksinya nilai saham X. Dengan begitu, kerugian yang kamu derita tidak terlalu besar.

Baca juga: Investasi Unik yang Bikin Hoki

6. Review berkala

Demi mendapatkan keuntungan maksimal, lakukan review secara berkala terhadap jenis investasi online milikmu. Dengan begini, kamu akan mengetahui risiko dan keuntungan yang dikantongi. Pada akhirnya, kamu bisa menghindari risiko yang pernah dialami saat melakukan investasi berikutnya.

Selain melakukan review berkala, tak ada salahnya melakukan konsultasi dengan ahlinya, terutama bagi investor pemula. Banyak cara yang bisa dilakukan, di antaranya mengikuti pelatihan hingga workshop investasi online supaya kamu makin jago berinvestasi online dengan mengumpulkan banyak keuntungan.

Selamat berinvestasi online.