Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, investasi menguntungkan yang populer adalah emas, properti dan investasi di dunia pasar keuangan seperti saham, reksadana, obligasi, dan lain-lain. Namun, ternyata sebenarnya ada, lo, investasi yang bisa memberi kamu keuntungan besar selain dari itu semua. Penasaran apa benda yang dimaksud? Ya, benda ini adalah barang seni.

Baca juga: Kenali Karakter Saham Sebelum Berinvestasi

Bagi kamu yang awam tentang seni sebaiknya rajin-rajin membaca masukan dari pakar seni, dalam hal ini adalah para kurator yang bisa menilai sebuah benda seni bernilai atau tidak. Kamu juga bisa sering-sering berkunjung ke museum atau galeri-galeri seni dan berkenalan dengan para kurator.

Satu hal yang penting diingat bila ingin berinvestasi benda seni, sebaiknya membeli benda seni yang benar-benar disukai. Sebab, kenaikan harga benda seni relatif lama dan pasarnya terbatas. Sehingga jika belum berniat menjualnya, kamu bisa tetap menikmati benda seni tersebut sebagai koleksi.  Buat kalian yang masih bingung barang seni apa saja yang bisa dijadikan investasi, berikut adalah pilihannya:

Lukisan

Tidak bisa dibantah bahwa lukisan adalah salah satu jenis barang seni yang bisa dijadikan instrumen investasi. Lukisan yang dijadikan investasi menguntungkan adalah lukisan karya pelukis legendaris dan memiliki nilai seni yang tinggi.

Seperti yang dikutip dari Kontan.co.id, diberitakan bahwa pada 15 November 2017 lalu, publik tersentak kaget dengan terjualnya lukisan Salvator Mundi karya seniman terkenal Leonardo Da Vinci seharga US$450,31 juta atau sekitar Rp6 triliun, membuat lukisan tersebut menjadi karya termahal sedunia.

Padahal lukisan ini hanya dihargai $60 atau Rp780.000 di tahun 1958 karena dianggap bukan sebagai lukisan asli karya Da Vinci. Namun setelah diketahui lukisan ini ternyata lukisan coretan asli tangan Da Vinci dengan kondisi ditimpa lukisan lain di atasnya, Balai Lelang Christie melakukan restorasi dan hasilnya, harga lukisan ini melesat ratusan juta dolar.

Menurut Agus Dermawan, seorang kurator dan kolektor lukisan, karya seni lukis masih memiliki nilai jual yang tinggi. Bahkan menurut dia jarang ada suatu lukisan yang mengalami penurunan harga sewaktu dijual, sehingga potensi keuntungan selalu ada di investasi jenis ini.

Untuk kamu para milenial, membeli lukisan Salvator Mundi merupakan hal yang hampir mustahil. Namun untuk membeli lukisan karya pelukis lokal belum terkenal tentu lebih realistis karena ada yang harganya di bawah Rp10 juta.  Jika pelukis ini menjadi tenar, tentu harga lukisan yang kamu beli akan naik berlipat-lipat.

Patung

Ternyata selain lukisan, patung juga bisa dijadikan investasi menguntungkan. Menurut kolektor, ada beberapa pematung yang karyanya banyak dibeli untuk diinvestasikan, contohnya karya Gregorius Sidharta dan Rita Widagdo. Para pematung seperti mereka kerap menggelar pameran sehingga namanya sudah sangat dikenal.

Nah, jika kamu tertarik pada investasi patung, sebaiknya dipelajari terlebih dahulu seluk beluk barang seni yang satu ini. Jika kamu sudah memahami seperti apa pasar dan potensi keuntungannya, menarik juga untuk kalian coba.

Guci

Buat kalian yang tinggal di Jakarta, jika mengunjungi Jalan Surabaya di daerah Menteng, Jakarta Pusat, tentunya kalian akan melihat banyak guci antik yang dijual di sana, dan ternyata guci bisa juga dijadikan salah satu alternatif investasi di masa kini. Guci berbahan keramik yang bisa dijadikan investasi adalah guci klasik yang dibuat puluhan hingga ratusan tahun lalu.

Para kolektor guci rela membeli guci dengan harga tinggi. Pernah diberitakan salah seorang pedangdut Irma Darmawangsa membeli guci dari China seharga Rp100 juta. Wah mahal juga, ya, bisa seharga mobil secondBagi kamu yang hobi koleksi guci dan kerap mengunjungi toko barang antik, tentu ada peluang menemukan guci bersejarah dengan harga miring karena harganya kadang bisa ditawar.

Namun tentu kalian harus waspada terhadap guci-guci kuno yang ternyata palsu. Untuk mengetahui usia guci, bisa membandingkannya dari lukisan di guci, warna, bentuk benda, dan cara pelukisan. Ada ahli yang bisa menilai guci kuno atau tidak yaitu arkeolog yang khusus memiliki pengetahuan tentang keramik atau keramolog. Kamu bisa berkonsultasi dengan ahlinya sebelum membeli.

Jam kuno

Guys, jangan anggap remeh jika kamu diberi jam tangan klasik oleh keluarga atau orang terdekatmu. Bisa saja jam tersebut membuat kamu menjadi jutawan. Bagaimana caranya? Ternyata tidak sedikit orang yang menilai jam tangan klasik bisa dijadikan investasi menguntungkan. Seperti yang dikutip dari Kontan, ada seorang kolektor dan penjual jam tangan, Arif Yulianto, yang pernah menjual jam tangan klasik seharga Rp135 juta. Luar biasa, bukan?

Coba kamu cek di marketplace seperti situs OLX, banyak jam klasik merek terkenal yang dijual dengan harga puluhan juta rupiah. Jika jam tangan yang kamu beli sudah kusam, misalnya jam tangan bermerek Patek Philippe atau Rolex, harganya berkisar Rp30 juta per unit. Dengan biaya perbaikan sekitar Rp5 juta kamu bisa menjualnya lagi dengan harga dua kali lipat.

Baca juga: Resep Sukses Berinvestasi Ala Jack Ma

Memang investasi di barang seni ini tidak memberi keuntungan dalam jangka pendek, namun jika kalian tipikal yang sabar, ternyata barang seni bisa menjadi investasi menguntungkan bagi kolektornya.