Banyak kisah orang sukses dan kaya raya yang patut ditiru karena mereka mengelola uang dengan prinsip kehati-hatian dan juga efisiensi. Kesuksesan mereka bukan ditentukan oleh modal atau harta mereka yang banyak, tetapi pada cara mengelola dan melipatgandakannya.

Baca juga: Reksa dana untuk Mahar Perkawinan?

Mereka tahu apa yang tidak boleh dilakukan dengan uang itu, meski memiliki uang yang sangat banyak. Ayo kita contoh kiat sukses para orang kaya ini agar tidak salah langkah dalam mengelola uang.

1.Membuang uang untuk bayar denda

Denda, sekecil apapun akan dianggap sebagai pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu dan merupakan inefisiensi atau pemborosan. Misalnya, tagihan kartu kredit dapat dibayar dengan jumlah minimal tapi akan dikenakan bunga. Hal ini dihindari oleh orang-orang kaya karena menimbulkan biaya yang tidak perlu.

Demikian pula pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pajak bumi dan bangunan (PBB) akan mengenakan denda jika kita membayar melewati batas waktu pembayaran.

Oleh karena itu, lebih baik membayar tepat waktu untuk tagihan dari kartu kredit atau pajak kendaraan bermotor/ pajak bumi dan bangunan.

2. Berinvestasi di bidang yang tidak dikuasai

Orang superkaya tidak ikut-ikutan tren baru investasi yang digandrungi masyarakat. Mereka akan mengkaji dulu dan tidak menelan info tentang investasi baru itu secara mentah-mentah.

Misalnya investasi mata uang kripto yang sempat booming pada tahun 2017 dan nilai investasinya meroket 1000 kali, mungkin akan membuat orang awam ingin mencobanya. Namun pada akhirnya harganya kembali anjlok drastis.

Demikian pula, mereka tidak tertarik pada investasi yang memberi iming-iming return besar seperti money game yang ternyata investasi bodong karena hanya memutar uang anggota dan tidak diinvestasikan pada barang atau jasa.

Mereka memandang berinvestasi bukan seperti bermain judi dan sekadar iseng. Mereka akan masuk pada bidang yang mereka kuasai sehingga tidak berisiko kerugian besar pada investasinya.

3. Membelanjakan uang untuk hal yang tidak perlu

Punya banyak uang bukan untuk dibelanjakan sesuatu yang sia-sia. Orang-orang kaya seperti Warren Buffet atau Bill Gates tidak menggunakan uangnya untuk sesuatu yang bersifat semu, seperti pesta pora atau berjudi. Kebiasaan pesta dan judi sangat dihindari karena kegiatan ini sama saja dengan menghambur-hamburkan uang.

Karena itu belanjakan uang kamu pada barang yang memberi manfaat sehingga gajimu akan tersisa di akhir bulan. Sisa uang ini bisa kamu tabung atau investasikan. Cara ini termasuk kiat sukses mengelola uang yang mudah kamu lakukan.

4. Membeli barang murah berkualitas rendah

Mungkin kalian berpikir dengan membeli barang yang harganya lebih murah akan menghemat pengeluaran. Pandangan demikian tidak salah. Namun kamu juga perlu memperhatikan kualitas barang yang dibeli.

Saat kamu membeli barang murah namun mudah rusak atau tidak tahan lama, itu sama saja dengan pemborosan. Akibatnya, kamu harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal karena mengganti barang tersebut lebih cepat dari yang seharusnya.

Misalnya, kamu membeli lampu pijar dengan harga Rp7.000 yang usianya hanya tahan 41 hari, dibandingkan dengan lampu CFL (Compact Fluorecent Lamp) yang harganya Rp24.000 namun bisa bertahan 1 tahun 2 bulan. Selain itu lampu pijar lebih boros listrik.

Contoh lain, untuk kendaraan, kamu sebaiknya memilih bahan bakar minyak kualitas terbaik dibandingkan bensin kualitas premium. Walau premium lebih murah dan kamu bisa berhemat, namun kualitas bensin rendah tersebut membuat mesin kendaraan kamu cepat rusak dan pengeluaran servis kendaraan malah membengkak.

5. Tidak melakukan diversifikasi

Berinvestasi di satu atau dua instrumen investasi belum menjamin keamanan nilai investasi. Saat harga saham berjatuhan di satu tahun karena gejolak ekonomi global, maka harta seorang investor saham akan tergerus. Oleh karena itu sangat disarankan investor melakukan diversifikasi portofolio investasinya.

Kamu bisa menambal kerugian ini dari keuntungan dari investasi di instrumen lain, misalnya di obligasi yang memberi bunga sebagai pemasukan tetap. Atau kamu bisa berinvestasi di properti yang memberikan pendapatan berulang jika kamu menyewakannya. Nilai properti yang semakin bertambah dari tahun ke tahun menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan investasi di instrumen lainnya.

Baca juga: Cara Sederhana Cegah Risiko Investasi

Dengan inspirasi kiat sukses mengelola harta dari para orang kaya ini, siapa tahu kamu pun akan jadi salah satu di antara mereka nantinya. Setuju?