Mungkin kamu sudah mendengar dan familiar dengan istilah saham sejak di bangku SMA atau kuliah, namun belum pernah mencoba berinvestasi saham. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menganggap investasi saham itu rumit sehingga wajar jika kamu sebagai investor pemula bingung bagaimana memulai berinvestasi saham.

Baca juga: Plus-Minus Investasi Saham

Sebagai panduan buat kamu, berikut ini penjelasan cara pemula berinvestasi saham. Disimak, yuk!

Mengenal pasar modal

Cara mudah memperoleh info mengenai investasi atau trading saham adalah mencari di internet. Cari dahulu pengertian pasar modal beserta produk-produknya seperti saham, keuntungan memiliki saham beserta risikonya.

Juga tak kalah penting adalah kita harus tahu peraturan-peraturan dan istilah dalam transaksi di pasar modal, seperti satuan perdagangan atau lot, fraksi harga, auto reject, dividen, saham gorengan dan sebagainya. Kita juga harus tahu otoritas pemerintah yang mengatur transaksi di pasar modal, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk perlindungan investor.

Memilih perusahaan sekuritas

Berikutnya adalah memilih perusahaan sekuritas. Apakah itu perusahaan sekuritas? Perusahaan sekuritas atau broker saham merupakan pihak yang menjadi perantara perdagangan saham di BEI.

Sebut saja nama broker saham lokal yang terkenal. Seperti PT Valbury Sekuritas Indonesia, Danareksa Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, MNC Sekuritas atau broker yang merupakan afiliasi bank ternama karena merupakan anak usaha, seperti Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, dan Panin Sekuritas.

Mereka mendapat izin dari OJK dan terdaftar sebagai Anggota Bursa (AB). Selain broker saham yang terdaftar sebagai Anggota Bursa, tidak bisa melakukan trading di BEI. Kamu bisa memilih perusahaan sekuritas berdasarkan reputasinya, dengan cara  mengecek apakah broker saham ini pernah memiliki permasalahan hukum, seperti penggelapan dana nasabah atau tidak.

Kamu juga bisa menilai perusahaan sekuritas berdasarkan permodalan. Di situs resmi BEI yaitu idx.co.id terdapat daftar broker saham beserta Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) yang dimilikinya. Secara garis beras, MKBD adalah modal minimal yang harus dimiliki perusahaan sebagai penghitungan kekuatan modal sekuritas AB berdasarkan aset dan modal perusahaan yang dikurangi komponen kewajibannya.

Mencoba akun demo

Lalu setelah tahu nama broker di atas, kamu bisa mengunjungi situs resmi mereka dan mulai belajar investasi saham dengan membuka akun demo. Saat ini hampir semua broker saham menyediakan akun demo di situsnya.

Akun demo adalah akun yang meniru akun asli namun modal di akun demo bukan uang nyata atau hanya uang virtual berupa data saja. Kamu tidak melakukan penyetoran dana untuk modal karena modal sudah otomatis tersedia di akun demo ini.

Gunanya akun demo adalah agar kamu bisa tahu cara memesan saham, antrean beli/jual saham dan tahu pergerakan harga yang dinamis karena data yang disajikan adalah data pasar saham yang riil. Kamu akan merasakan ketegangan saat harga saham yang kamu pilih ternyata turun, juga merasakan kegembiraan saat harga saham yang kamu beli, naik namun tanpa risiko.

Biasanya setelah kamu mencoba akun demo, akan ada telepon masuk dari sales broker tersebut ke ponsel kamu karena saat membuka akun demo, kamu diminta memberikan nomor telepon.

Membuka rekening saham dan RDN

Untuk bertransaksi saham, investor pemula perlu membuka sebuah akun trading atau rekening saham dan Rekening Dana Nasabah (RDN) di bank yang dipilih. Pihak sekuritas bekerja sama dengan sejumlah bank untuk pembukaan RDN ini. Kamu diwajibkan mengisi formulir pembukaan rekening saham berupa data pribadi, rekening bank, NPWP, serta nama pewaris untuk proses KYC atau pengenalan nasabah (Know Your Customer). Proses pembukaan rekening saham berikut RDN ini umumnya sekitar 5 hari kerja.

Melakukan transfer/ pendanaan ke RDN

Setelah mendapatkan password dan personal identification number (PIN) untuk login ke akun trading saham, kamu bisa menyetor dana untuk modal trading dengan melakukan transfer ke RDN. Setelah menyetor modal trading kamu sudah bisa berinvestasi saham. Sejak 2013, untuk investasi aman,  nasabah mendapat jaminan perlindungan dari PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI) sebagai penyelenggara dana perlindungan pemodal di pasar modal Indonesia. Kalau di perbankan P3IEI ini sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Baca juga: Investasi Terbaik Sepanjang Sejarah

Membeli saham

Setelah menyetor modal awal, kini kamu sudah bisa membeli saham. Kamu bisa memerintahkan order pembelian melalui broker saham atau yang lebih praktis, melalui aplikasi investasi.

Umumnya sekarang perusahaan sekuritas atau broker saham sudah menyediakan fasilitas trading saham online.  Misalnya saja aplikasi VOLT dari PT Valbury Sekuritas Indonesia. Aplikasi investasi ini aman dari peretasan atau di-hack karena VOLT  menggunakan sistem keamanan multiple gateway dan server yang terpisah.  Selain mudah dan praktis, kamu pun dapat trading saham tanpa rasa khawatir.

Mudah bukan, memulai investasi saham? Menjadi investor pemula di zaman now memang banyak keuntungannya. Jadi, tunggu apalagi?