Untuk meraih masa depan yang lebih baik, pendidikan tinggi merupakan salah satu jalan untuk mewujudkannya karena pendidikan merupakan salah satu investasi yang bagus untuk masa depan. Namun kerap kali dana kuliah menjadi penghambat bagi orang tua atau calon mahasiswa.

Biaya pendidikan dana kuliah di perguruan tinggi relatif tidak murah. Namun bagi mereka yang memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan program S1 hingga S3, tentu ada jalan agar bisa menempuh pendidikan tinggi hingga lulus.

Baca juga: Hal Wajib Persiapkan Pendidikan Anak

Berikut adalah cara-cara membiayai dana kuliahyang bisa kamu coba:

1. Beasiswa

Banyak program beasiswa kuliah ditawarkan ke siswa berprestasi saat duduk di bangku SMA atau saat mahasiswa mulai kuliah di semester awal. Beasiswa ini ditawarkan pemerintah, perusahaan swasta, atau yayasan pendidikan. Biaya yang ditanggung beasiswa mulai dari biaya dana kuliahuntuk beberapa semester hingga seluruh biaya sampai kamu lulus. Bahkan, ada yang memberi uang saku bulanan bagi penerima beasiswa.

Keuntungan lainnya, sejumlah program beasiswa dari perusahaan swasta seringkali merekrut mahasiswa binaan yang berprestasi jika sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

2. Ikatan Dinas

Beberapa lembaga pendidikan tinggi negara memiliki program ikatan dinas. Setelah lulus, kamu akan disalurkan ke instansi pemerintah atau diangkat jadi aparatur sipil negara (ASN). Pogram ikatan dinas menggratiskan biaya kuliah bagi mahasiswanya, bahkan ada yang memberikan uang saku untuk menunjang biaya hidup selama menempuh pendidikan. Karena itu biasanya program ikatan dinas sangat banyak diminati calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.

3. Bekerja atau Usaha

Banyak mahasiswa yang belajar sambil bekerja atau berusaha. Mereka membiayai sendiri kuliahnya dari gaji yang diterima dari tempat bekerja. Selain bekerja, mahasiswa juga bisa mendapat uang untuk biaya kuliah dari usaha mahasiswa, seperti menjadi dropshipper, driver taksi atau ojek online atau usaha modal 1 juta lainnya.

4. Kredit Pendidikan untuk dana kuliah

Beberapa bank meluncurkan program kredit atau pinjaman pendidikan dengan besaran yang variatif. Kredit pendidikan ini merupakan pengembangan dari Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang lebih dahulu dikenal masyarakat. Dana kuliah yang bisa didapat mahasiswa dari kredit pendidikan ini maksimal Rp200 juta.

Mahasiswa yang bekerja sambil kuliah akan diminta rekomendasi dan slip gaji dari kantor sebagai bagian dari syarat pengajuan kredit pendidikan ini. Jika mahasiswa belum bekerja, orang tua yang mengajukan permohonan kredit. Ada pula bank yang menerapkan skema angsuran kredit setelah mahasiswa lulus dan bekerja.

Kredit pendidikan ini bisa jadi alternatif investasi yang bagus untuk membiayai kuliahmu, namun tentu saja pertimbangkan kemampuan finansial orang tua atau kamu untuk melunasi cicilan beserta bunganya.

5. Reksa Dana

Menyiapkan dana pendidikan dengan berinvestasi di reksa dana merupakan hal sangat mungkin. Dengan imbal hasil sekitar 7% untuk reksa dana pendapatan tetap yang berbasis obligasi, dana akan berkembang baik dalam jangka menengah (3-5 tahun).

Untuk hasil lebih maksimal yaitu potensi imbal hasil 15%-20% per tahun, calon mahasiswa bisa memilih reksa dana saham namun dengan syarat jangka waktu investasi lebih dari 5 tahun. Selain reksa dana, ada tabungan pendidikan yang merupakan produk perbankan. Nasabah tabungan pendidikan harus menyetor sejumlah dana yang sudah ditentukan setiap bulan, sedangkan bunganya berlaku fixed atau tetap setiap tahun.

Tabungan seperti ini sangat terjamin karena mengikuti aturan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Untuk menyiapkan biaya kuliah lewat tabungan pendidikan, kamu harus menabung dalam jangka menengah atau panjang, mulai dari 2 hingga 10 tahun.

Baca juga: Resolusi Keuangan, Cek Tipsnya Di sini!

Bedanya reksa dana dan tabungan pendidikan, tabungan pendidikan tidak memberikan bunga yang tinggi, sebab prinsipnya hanya membantu kamu mengalokasikan uang secara berkala. Tabungan pendidikan juga hanya bisa dicairkan setelah jatuh tempo, berbeda dengan reksa dana yang dapat dicairkan sewaktu-waktu.

Beberapa pilihan membiayai dana kuliah di atas bisa kamu jalani untuk tetap menggapai cita-cita. Semoga jadi inspirasi bagimu agar terus semangat menimba ilmu, dan menjadikannya investasi yang bagus untuk masa depan.