Dulu ada semacam mitos, bahwa membeli rumah baru bisa dilakukan saat kamu sudah berkeluarga dan memiliki anak. Rumah adalah investasi serius dengan komitmen penuh –terutama bila menggunakan kredit bank–sehingga hanya mereka-mereka yang sudah matang dan bertanggung jawab bisa melakukannya.

Sepertinya mitos itu tidak berlaku lagi sekarang. Terbukti mulai banyak milenial yang masih muda dan belum berkeluarga mulai berani membeli rumah. Selain persiapan untuk masa depan, mereka berinvestasi karena sadar betul harga properti termasuk rumah selalu naik setiap tahunnya.

Baca juga: Cara Memindahkan Cicilan KPR ke Bank Lain

Berdasarkan survei yang dilaporkan Indonesia Millennial Report 2019, saat ini hanya 35,1 persen milenial Indonesia sudah memiliki rumah. Sayangnya masih banyak yang belum memiliki rumah, alias masih wacana.

Nah, kita intip, yuk, keuntungan membeli rumah sejak dini.

Bank suka prioritaskan mereka yang muda

Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 1/POJK.07/2013 tentang perlindungan konsumen sektor jasa keuangan, batas minimum usia yang dapat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ditetapkan 21 tahun dan maksimum berusia 60 tahun pada saat lunas kredit.

Meskipun persyaratan OJK soal umur harus minimal 21 tahun, ada juga bank yang mengizinkan calon nasabah berusia 19 tahun untuk mengajukan KPR. Ambil contoh Bank Bukopin. Tentu saja dengan persyaratan tertentu, semisal calon nasabah harus sudah bekerja sebagai pegawai minimal dua tahun.

Jadi bila kamu mengajukan KPR, bank biasanya senang memiliki nasabah yang masih muda. Alasannya? Karena jangka waktu kreditnya bisa panjang hingga 30 tahun. Dengan kata lain, kamu tetap bisa memiliki rumah dengan cicilan yang ringan sehingga gaya hidup tidak terganggu.

DP bisa nol persen

Down Payment (DP) atau uang muka rumah sering menjadi momok dan mimpi buruk bagi mereka yang ingin mencicil rumah lewat bank. Biasanya calon nasabah KPR harus membayar 15-30 persen dari total harga rumah sebagai DP. Sementara harga rumah baru bisa di atas Rp400 jutaan saat ini.

Tapi itu hanya untuk calon nasabah yang umurnya sudah di atas rata-rata. Untuk kamu yang masih muda, beberapa bank justru memberi kemudahan tidak membayar DP. Dalam aturan Bank Indonesia (BI) sebelumnya, ketentuan Loan to Value(LTV) atau DP rumah pertama yang ditetapkan minimal 15 persen dari harga rumah.  Jadi bila rumah idaman harganya Rp300 juta, kamu harus membayar Rp45 juta untuk DP.

Namun pada 1 Agustus 2018, BI membebaskan batas minimal DP. Beberapa bank menerapkan kebijakan ini dengan memberikan kemudahan DP nol persen bagi pembeli rumah pertama melalui fasilitas KPR. Jadi tanpa harus pusing mencari dana talangan, kamu sudah bisa mengantongi kunci rumah idaman.

Suku bunga rendah

Milenial juga dimanjakan dengan suku bunga yang kecil dan ringan saat mengambil KPR. Suku bunga ini berlaku hingga 5 tahun. Beberapa bank negara bahkan hanya mematok bunga 6,5 persen hingga 8,8 persen setiap tahunnya. Padahal bunga KPR normal saat ini mencapai 13 persen. Asyik, kan?

Baca juga: Biaya-Biaya Sebelum Mengajukan KPR

Persyaratan mudah

Bukan rahasia lagi kalau membeli rumah membutuhkan banyak dokumen. Mulai dari kartu keluarga (KK), KTP, slip gaji, dan sebagainya.

Tetapi untuk milenial seperti kamu, bank justru membuat persyaratan minimalis. Cukup menyerahkan KTP, KK, dan NPWP bisa menjadi jembatan kamu untuk mendapatkan KPR.

Selain itu, seandainya kamu belum berkeluarga, maka kamu tidak perlu repot mengumpulkan persyaratan dari pasanganmu.

Investasi menguntungkan

Semua pasti tahu kalau investasi properti menguntungkan. Harganya bisa naik setiap tahun, lo. Harga rumahmu bisa jadi sudah berlipat ganda pada saat KPR kamu lunas. Sehingga kalau kamu membutuhkan dana dalam jumlah besar, rumah tersebut bisa dijual.

Baca juga: Millenials, Miliki Asuransi Bencana

Kalau pun tidak ditempati, rumah juga bisa disewakan untuk mendapat keuntungan secara berkala.

Selain menjadi investasi menguntungkan, rumah juga sangat penting karena menjadi tempat berteduh. Home sweet home, di mana kamu memiliki teritori sendiri.

Jadi mumpung masih muda, mantapkan niat dan usaha untuk membeli rumah pertama, yuk!