Penggemar salad buah di kota Yogyakarta pasti sudah tak asing lagi dengan Salad Nyoo. Outlet-outlet Salad Nyoo di Yogya biasanya dipadati antrean konsumen maupun driver ojek online untuk membeli dessert ini. Siapa sangka, di balik kesuksesan Salad Nyoo hari ini, ada kisah Yolanda Agatha (24 tahun) yang cukup jatuh bangun dalam membangun bisnisnya.

Baca juga: Usaha Susu Murni Buat Faizal Hidayat jadi Milyarder!

Bermula dari kamar kos

Yola – begitu Yolanda biasa disapa, datang ke Yogya tahun 2013 dengan niat masuk perguruan tinggi. Namun, orang tuanya yang berprofesi sebagai penjahit saat itu belum memiliki cukup uang untuk mewujudkan cita-cita gadis berambut panjang ini. Akhirnya Yola pun berusaha mencari uang dengan berjualan lewat online shop dan mencari pekerjaan sambilan, hingga berhasil menemukan kampus yang biayanya terjangkau dengan tabungannya.

Setelah menjadi mahasiswa, Yola yang terbiasa berjualan sejak SMA meneruskan kegiatan wirausahanya untuk menambah uang saku kiriman dari orang tua. Yola pernah mencoba menjual kue cubit “kekinian” dengan berbagai topping saat sedang tren dengan menerima pesanan dan membuka stand di bazar-bazar. Akan tetapi, usahanya itu tidak berlanjut lagi karena pembeli makin berkurang.

Suatu ketika, Yola ingin menyantap salad buah. Namun salad buah yang dijual di kebanyakan kedai makanan bercita rasa asam dan tidak cocok di lidah Yola. Yola pun kemudian mencoba membuat salad buah sendiri yang dominan rasa manisnya dan mem-posting di Instagram story akun pribadinya. Ternyata, banyak teman Yola yang tertarik dan ingin ikut mencoba salad buatan Yola.

Bulan Maret 2018 Yola mulai meracik Salad Nyoo dan menawarkannya melalui Instagram dan Whatsapp. Salad buah pesanan diantarnya sendiri ke pembeli. Yola juga kerap “bergerilya” menawarkan salad ke satu demi satu teman atau kenalannya.

Ketika itu Yola memproduksi salad buah di kamar kosnya. Bersama seorang teman, dia patungan membeli sebuah kulkas satu pintu untuk menyimpan salad buah yang sudah jadi. Lantaran masih mengerjakan semuanya sendiri, Yola pernah kecapaian karena membuat salad buah hingga jam dua pagi dan ketiduran. Tapi saat itu Yola lupa memasukkan salad buah yang sudah jadi ke dalam kulkas hingga akhirnya basi.

“Pagi-pagi aku cicipin rasanya sudah asam. Akhirnya 40 cup salad buah terbuang,” kenang Yola dalam wawancara di channel YouTube Dyodoran.

Baca juga: Jualan Karya Seni lewat E-commerce? Kenapa Tidak!

Menabung untuk ekspansi

Perlahan namun pasti, salad buah racikan Yola memperoleh penggemar tersendiri. Cita rasa manis Salad Nyoo dianggap berbeda dengan salad buah lainnya. Pesanan pun makin banyak. Namun Yola mengaku jumlah pesanan meningkat drastis setelah dia mendaftar sebagai merchant di layanan pengantaran makanan via aplikasi transportasi online.

Selain itu, Yola juga gencar mempromosikan Salad Nyoo lewat Instagram. Upaya yang dilakukannya antara lain meminta sejumlah influencer kuliner Yogya untuk mengulas Salad Nyoo di Instagram. Alhasil, banyak netizen yang penasaran dan popularitas Salad Nyoo langsung melesat di Yogya.

Dari cabang pertama yang berlokasi di kos-kosan sebuah gang sempit, kini Salad Nyoo telah berkembang memiliki 21 outlet yang tersebar di Yogya, Jakarta, Bekasi, Semarang, dan Pontianak. Ekspansi ke luar Yogya dilakukannya setelah membuka cabang ke-6 di Kota Gudeg.

“Kuncinya adalah tiap kali punya untung aku simpen terus. Setelah di Yogya sudah bagus dan diterima, setiap kota punya satu rumah produksi dan manajer,” kata Yola seperti dikutip Idntimes.com.

Salad Nyoo dijual dalam tiga kemasan ukuran small (300 ml), medium (500 ml), dan large (750 ml) dengan harga Rp15 ribu, Rp25 ribu, dan Rp50 ribu untuk setiap ukuran. Yola mengaku dapat menjual 2000 kemasan salad buah di hari kerja dan 3000 kemasan saat akhir pekan dari cabang yang di Yogya saja.

Terus berinovasi

Setelah Salad Nyoo sukses, banyak merek salad buah lain yang bermunculan. Akan tetapi Yola tidak merasa khawatir dengan kehadiran kompetitor tersebut. Salah satu upaya yang dilakukannya agar Salad Nyoo tetap unggul adalah dengan menghadirkan varian produk.

Selain salad buah original, Salad Nyoo juga menawarkan Avonis (Avokado Brownies), Reonis (Oreo Brownies), dan Reonis (Regal Brownies). Salad buah dengan saus hitam dari charcoal atau arang menjadi menu terbaru Salad Nyoo.

Di samping itu, Yola menjaga loyalitas konsumen sekaligus meluaskan pasar dengan melakukan gimmick-gimmick kreatif di akun Instagram @salad.nyoo. Di antaranya adalah sering memberikan giveaway atau hadiah pada konsumen yang memberikan testimoni unik atau menarik tentang Salad Nyoo di akun Instagram mereka. Hadiahnya sangat bervariasi mulai dari diskon pembelian produk Salad Nyoo hingga smartphone dan logam mulia.

Baca juga: Berkebun ala Potme Farm

Bagi anak muda yang ingin memulai bisnis, Yola menyarankan agar jangan ragu untuk memulai.

“Kalau gagal coba terus, karena kita enggak tahu usaha ke berapa yang akan berhasil,” ungkapnya pada detik.com.

Jadi, bila kamu belum sukses membangun bisnis, tetap semangat dan tahan banting seperti Yola, ya!