Stres kondisi keuangan adalah situasi saat kita cemas dan depresi tentang kondisi keuangan. Biasanya orang yang mengalami stres keuangan akan merasa takut menerima panggilan telepon apalagi jika berasal dari pihak penagih utang.

Baca juga: Cara Cerdas Mengelola Keuangan

Indikatornya bisa dilihat dari situasi seperti tagihan menumpuk. Bila biasanya kamu bisa membayar tagihan atau cicilan tagihan seperti kredit rumah, kendaraan, dan lainnya tepat waktu, namun kini kamu mulai telat membayar tagihan tersebut.

Selain karena utang menumpuk, stres keuangan dapat disebabkan pengeluaran lebih besar dibandingkan pendapatan. Dengan mengurangi kekhawatiran finansial, kamu akan dapat fokus pada hal-hal penting lainnya dalam hidup. Berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menghilangkan tekanan finansial dan meringankan beban hidupmu:

Membuat anggaran

Kamu mungkin merasa kewalahan dan berpikir bahwa anggaran atau budgeting  hanya akan menambah tekanan keuangan kamu, tetapi itu adalah cara terbaik yang harus dilakukan untuk mengendalikan keuanganmu. Anggaran memungkinkan kamu memutuskan kapan dan bagaimana kamu akan membelanjakan uang yang diperoleh dengan susah payah. 

Beberapa bulan pertama merencanakan anggaran dan  berkomitmen teguh menjalankannya adalah yang paling menantang. Namun jika sudah terbiasa, cara ini efektif mengatasi masalah keuanganmu dan bisa mengurangi stres yang kamu rasakan.

Kurangi utang

Tindakan rasional untuk mengatasi beban finansial akibat utang bertumpuk adalah menguranginya. Jika kamu merasa kewalahan oleh utang, kamu dapat minta pihak pemberi utang seperti bank atau perusahaan pembiayaan untuk bernegosiasi mengenai tunggakan sehingga kamu bisa merestrukturisasi utangmu.

Hentikan gaya hidup boros

Gaya hidup yang boros dapat menjadi penyebab kondisi keuangan yang memburuk sehingga menyebabkan stres. Apalagi ketika merasa tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup, solusi yang sering digunakan untuk membuat diri tenang adalah menggunakan kartu kredit. Untuk itu, akan lebih baik jika kamu berusaha mengubah gaya hidup boros kamu.

Baca juga: Mau Berhenti Kerja? Hitung Dulu Kekuatan Keuanganmu!

Menambah penghasilan

Jika gaji tidak mencukupi, sementara pengeluaran sudah tidak bisa diturunkan lagi, kamu perlu mempunyai penghasilan tambahan. Kamu dapat memanfaatkan keahlian yang dimiliki seperti memasak, menjahit, jadi reseller online, memberikan les privat, dan lain-lain untuk menambah penghasilan.

Bila barang di rumah yang kamu miliki banyak yang masih bagus dan jarang dipakai, kamu bisa menjualnya melalui garage sale atau via marketplace barang second. Ini bisa jadi salah satu alternatif untuk mengumpulkan uang tunai secepat mungkin.

Bangun dana darurat

Dana darurat adalah rekening tabungan yang dimaksudkan untuk menutupi pengeluaran tak terduga dan keadaan darurat keuangan. Jika sudah punya dana darurat, kamu bisa mengambil sebagian dana ini untuk membayar tunggakan dan mengurangi stres finansialmu. Uang yang diambil dari dana darurat harus segera dikembalikan jika kamu mendapat penghasilan ekstra.

Namun jika kamu belum memiliki dana darurat, kamu perlu membangunnya sebagai jaring pengaman saat kondisi seperti sekarang terjadi kembali. Idealnya, simpanan dana darurat berjumlah 6-12 kali pengeluaran dalam sebulan. 

Membangun dana darurat mungkin tampak sulit pada awalnya, terutama jika kamu masih berjuang memenuhi kebutuhan setiap bulan. Mulailah dengan mengalokasikan dana dalam jumlah kecil, apakah itu Rp100 ribu atau Rp1 juta setiap bulan sehingga kamu dapat membangun dana darurat. 

Minta bantuan profesional

Selain beberapa cara di atas, masalah keuangan ini bisa diselesaikan dengan meminta bantuan pada orang yang tepat. Jika kamu benar-benar kesulitan menangani anggaran dan masalah pengeluaran, cobalah menggunakan jasa perencana keuangan.

Perencana keuangan bisa membantu kamu memetakan sumber masalah stres finansial yang sedang kamu hadapi dan langkah-langkah mengatasinya. Perencana keuangan juga dapat membantu kamu merencanakan strategi tabungan serta investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi masa depanmu.

Baca juga: Keuangan Lebih Sehat dengan Teknologi Perbankan!

Semoga dengan tips di atas kamu dapat segera terlepas dari masalah keuangan saat ini, ya. Selamat mencoba dan tetap semangat!