Tahun ajaran baru sekolah adalah saat banyak orang tua merasa pusing dan ribet. Buat orang tua yang anaknya baru sekolah, mereka harus berjuang mendapatkan sekolah yang bagus namun dengan biaya sekolah yang terjangkau pula.

Sementara para orang tua yang kebetulan anaknya sudah bersekolah, mereka juga tidak kurang sibuknya karena harus menyiapkan perangkat sekolah, berikut seragam dan kebutuhan lainnya. Persamaan antara orang tua yang anaknya sudah sekolah dan belum sekolah pada dasarnya sama yaitu mereka membutuhkan biaya sekolah yang lumayan menjebol kantong.

Baca juga: Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Dana Pendidikan Anak

Bila kamu baru saja menikah atau baru memiliki buah hati, sebaiknya menyiapkan biaya pendidikan si kecil mulai saat ini. Dengan persiapan sedari dini, pada saat si kecil mulai bersekolah kamu tidak kebingungan karena harus membayar biaya besar sekaligus.

Setiap sekolah mempunyai perincian biaya yang berbeda-beda, namun kita bisa menghitung perkiraan biaya sekolah dari komponen yang umumnya dipersyaratkan sekolah. Daripada penasaran, yuk, kita rinci komponen biayanya sekarang.

Biaya formulir pendaftaran

Rata-rata sekolah meminta calon murid membeli formulir pendaftaran saat pembukaan pendaftaran murid baru. Harga formulir pendaftaran itu berkisar antara puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Tergantung sekolahnya tentu saja. Dengan mengisi formulir pendaftaran, setidaknya si kecil sudah tercatat menjadi calon murid di sekolah tersebut.

Biaya tes masuk

Mayoritas sekolah mengadakan seleksi masuk ke sekolah berupa ujian tulis, wawancara, dan tes psikologi. Bukan hanya anak, orang tua juga sering harus berpartisipasi dalam seleksi tersebut. Bila sekolah menerapkan seleksi masuk berarti ada biaya tambahan yang dikenakan. Jadi kamu harus menyiapkan dananya.

Uang pangkal sekolah

Uang pangkal sekolah sering juga disebut uang bangunan. Biasanya dibayar sekali saja. Jumlahnya cukup besar, tergantung sekolah yang dituju. Makin bagus dan elit sekolahnya, maka makin besar uang pangkalnya.

Ada sekolah yang menerapkan uang pangkal sesuai dengan kesanggupan orang tua, ada juga yang memang sudah standar sekolah tersebut dan tidak bisa ditawar.

Kisaran uang pangkal di Jakarta biasanya di atas Rp10 juta hingga ratusan juta. Pembayarannya bisa dicicil, tergantung kesepakatan antara orang tua dan pihak sekolah.

Uang SPP

Uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) adalah uang yang dibayar orang tua setiap bulannya. Jumlahnya juga berbeda antara satu sekolah dengan sekolah lainnya.

SPP ini dijadikan salah satu tanggung jawab dari orang tua untuk pendanaan pendidikan, selain juga tanggung jawab pemerintah dan pemerintah pusat, sesuai dengan pasal 2 PP 48/2008 tentang pendanaan pendidikan.

Meskipun demikian kewajiban membayar SPP sering dikritik, terutama karena mulai banyak sekolah negeri yang membebaskan SPP dan menjadikan SPP tanggung jawab pemerintah sepenuhnya.

Baca juga: Ketahui Seluk-Beluk Dana Pinjaman Pendidikan Fintech 

Biaya seragam

Biaya yang juga sering harus dikeluarkan adalah biaya seragam sekolah. Rata-rata anak membutuhkan lima hingga enam pasang seragam setiap tahun, termasuk seragam olahraga. Banyak sekolah juga mengharuskan siswa menggunakan atribut seragam yang disediakan sekolah seperti sepatu, kaus kaki hingga ikat pinggang.

Biaya buku

Untuk anak yang bersekolah di sekolah dasar negeri, sering ada fasilitas penunjang buku dari pemerintah. Namun untuk anak yang bersekolah di sekolah swasta, mereka harus menyiapkan buku pelajaran dengan dana sendiri. Ada sekolah yang menyiapkan buku untuk muridnya, namun ada juga yang harus dibeli sendiri. Biaya buku ini dapat mencapai jutaan rupiah.

Biaya antar jemput

Kalau kamu kebetulan super sibuk dan tidak punya waktu luang, kamu bisa mempergunakan fasilitas antar jemput si kecil ke sekolah. Dana ini juga harus dimasukkan ke dalam komponen biaya. Keuntungan fasilitas antar jemput ini adalah kamu tidak perlu repot, dan si kecil terjamin tidak akan terlambat sampai sekolah.

Biaya katering

Sebagian sekolah menerapkan metode belajar di sekolah hingga sore hari, sehingga urusan makan siang dan snack menjadi urusan sekolah. Bila kebetulan kamu mendapatkan sekolah dengan model ini, silakan merogoh saku lebih dalam untuk membayar katering.

Baca juga: Belajar Kelola Bisnis Akhir Tahun Yuk!

Biaya peralatan sekolah

Yang tidak kalah pentingnya adalah biaya peralatan sekolah misalnya untuk tas, laptop, buku tulis, pensil, dan lain-lain. Biayanya terhitung tidak kecil, sehingga harus disiapkan juga karena tidak kalah penting dibandingkan dengan komponen lain.

Biaya sekolah memang tinggi, namun investasi di bidang pendidikan termasuk investasi yang menguntungkan. Seperti yang disampaikan Benjamin Franklin, “An investment in knowledge pays the best interest (Investasi pada pengetahuan akan memberikan hasil terbaik)”.