Peluang bisnis syariah di Indonesia berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bisnis ini masih berpotensi terus tumbuh sejalan dengan tingginya minat masyarakat terhadap produk dan jasa Islami di Indonesia. Buat kamu yang tengah mencari ide bisnis, sejumlah peluang bisnis syariah masih terbuka lebar.

Meskipun segmen pasar yang dibidik sangat spesifik, namun pasar umat muslim di Indonesia yang sangat besar membuat bisnis syariah sangat menjanjikan. Apalagi mayoritas masyarakat hanya menjadi konsumen bukan menjadi pelaku utama yang menghasilkan produk dan jasa syariah.

Apa itu bisnis syariah?

Istilah bisnis syariah mungkin sudah sering kita dengar. Sejumlah perusahaan juga terang-terangan memberi label usahanya dengan kata syariah. Kata syariah menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang dibidik.

Baca juga: Cari Berkah Lewat Saham Syariah

Secara umum, bisnis syariah adalah bisnis yang dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dengan pedoman Al Quran dan Hadist. Menurut pakar ekonomi syariah Muhamad Syafii Antonio, ada beberapa prinsip dasar bisnis syariah yakni produk yang dijual harus halal, bebas dari unsur riba, transaksi bebas dari gharar (tipuan) dan maisir (perjudian), ada ijab qabul antara penjual dan pembeli dan perdagangan harus dilakukan secara adil.

Peluang bisnis syariah di Indonesia

Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia menjadi pasar yang sangat besar untuk bisnis syariah. Dikutip dari Okezone.com pada 15 Mei 2019, Presiden Joko Widodo memperkirakan potensi ekonomi syariah Indonesia mencapai USD3 triliun atau setara Rp45.000 triliun.

Potensi ekonomi syariah yang sangat besar tersebut ternyata belum dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku bisnis di Indonesia. Tak heran jika bisnis syariah di Indonesia masih kalah dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia. Padahal dengan potensi yang ada semestinya Indonesia bisa menjadi pemimpin ekonomi syariah dunia.

Baca juga: Ini Beda Perbankan Syariah dan Bank Konvensional

Kendati demikian, tren bisnis syariah di Indonesia berkembang terus meningkat. Permintaan produk dan jasa syariah terus tumbuh. Dengan demikian, peluang bisnis syariah bisa menjadi celah bisnis yang menjanjikan.

Peluang bisnis syariah

Berikut ini lima peluang bisnis syariah yang bisa kamu jalankan:

  1. Salon muslimah

Keberadaan salon kecantikan sudah menjamur di mana-mana. Namun kebanyakan salon kecantikan tersebut melayani pelanggan baik laki-laki maupun perempuan. Demikian juga dengan pegawai salon yang biasanya laki-laki dan perempuan.

Nah bagi para muslimah yang berhijab, mereka harus menjaga aurat termasuk rambutnya agar tidak dilihat oleh lawan jenis yang bukan muhrim. Dengan demikian, muslimah tidak akan merasa nyaman jika melakukan perawatan di salon kecantikan yang dicampur antara laki-laki dan perempuan.

Salon khusus muslimah menjadi jawaban dari persoalan tersebut. Dengan adanya salon muslimah, perempuan yang berhijab bisa lebih leluasa melakukan perawatan tubuhnya tanpa melanggar ketentuan dan norma agama. Produk-produk yang dipergunakan untuk merawat tubuh juga menggunakan bahan-bahan yang halal.

Sama seperti salon lainnya, salon muslimah bisa memberikan berbagai perawatan rambut seperti gunting, creambath, rebonding, smoothing dan keriting. Lalu perawatan tubuh lainnya seperti pijat, lulur, mandi sauna, aroma terapi, manicure, pedicure, facial, make up, totok wajah hingga perawatan pranikah atau pasca melahirkan.

Nah jika belum bisa menciptakan konsep salon muslimah sendiri, kamu bisa membeli waralaba salon muslimah. Dengan waralaba, kamu bisa langsung menjalankan bisnis salon muslimah tanpa perlu repot memikirkan produk dan layanan yang akan diberikan. Tapi jika kamu memiliki kemampuan, tidak ada salahnya menjajal dan mengembangkan salon muslimah dengan merek sendiri.

  1. Kuliner halal

Setiap muslim ingin mengkonsumsi makanan yang terjamin halal. Beberapa jenis makanan mungkin bisa dikenali sebagai makanan halal atau tidak secara kasatmata. Namun pada produk makanan olahan, orang akan sulit untuk membedakan makanan yang halal dan tidak halal. Maka adanya label atau sertifikasi halal pada produk makanan dapat membuat konsumen lebih percaya pada makanan yang disantapnya.

Baca juga: Mengenal Sukuk, Investasi Syariah yang Sedang Naik Daun

Bisnis kuliner halal ini memiliki peluang yang sangat luas. Kamu bisa memulai dengan berjualan produk dan makanan halal secara online, membuka toko makanan, rumah makan hingga restoran halal.

Bisnis kuliner halal yang kamu pasarkan bisa sangat beragam. Segala jenis makanan halal dari Nusantara bisa dijual. Kamu juga bisa berjualan makanan khas dari Arab Saudi seperti nasi kebuli, samosa, hummus, katayef, manakeesh dan lain-lain.

Agar orang yakin produk makanan yang dijual benar-benar halal, sebaiknya kamu melengkapi dengan sertifikat halal. Sertifikat halal ini akan menjadi nilai tambah dari bisnis kuliner halal yang kamu pasarkan. Kamu bisa mengajukan sertifikat halal ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang berada di bawah Kementerian Agama. 

  1. Busana muslim

Umat Islam memiliki aturan tersendiri dalam berpakaian agar bisa menutup aurat dengan sempurna baik bagi perempuan maupun laki-laki. Jadi tak semua pakaian yang banyak dipasarkan di masyarakat akan sesuai dengan hukum Islam. Untuk memenuhi permintaan pakaian tersebut, muncullah berbagai toko busana muslim baik offline maupun online.

Untuk memanfaatkan peluang bisnis ini, kamu bisa memproduksi busana muslim sendiri, menjadi distributor atau berjualan produk busana muslim dari berbagai merek. Tingkat persaingan bisnis busana muslim relatif tinggi namun pasarnya juga sangat besar. Jadi kamu tidak perlu takut terjun ke bisnis busana muslim karena permintaannya juga tinggi.

Meskipun berlabel busana muslim, pakaian yang dipasarkan sebaiknya tetap mengikuti tren busana yang kekinian baik model, warna atau coraknya. Namun busana muslim syar’i dengan model dan warna yang terbatas juga memiliki pasar tersendiri.

Permintaan busana muslim bisa meningkat beberapa kali lipat terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pada momentum tersebut, kamu bisa memaksimalkan penjualan dan meraih keuntungan besar. Mumpung Lebaran masih beberapa bulan lagi, kamu bisa mulai mempersiapkan bisnis busana muslim dari sekarang.

  1. Kosmetik halal

Semua wanita pasti ingin tampil cantik. Begitu juga dengan para muslimah, mereka ingin tampil cantik tapi dengan produk perawatan tubuh dan kosmetik yang halal. Sedangkan, produk kosmetik yang banyak dijual di pasaran sangat jarang yang mencantumkan label halal. Hal tersebut dapat memunculkan keraguan orang untuk memakainya.

Maka kosmetik berlabel halal kini menjadi kebutuhan masyarakat muslim. Bisnis kosmetik halal ini diyakini akan terus berkembang sejalan dengan kesadaran masyarakat untuk menggunakan produk halal yang terus meningkat.

Kamu bisa memanfaatkan peluang usaha di bidang ini dengan menjual produk kosmetik halal. Selama ini, produk kosmetik halal yang beredar mayoritas menggunakan bahan herbal. Kamu bisa memulai bisnis kosmetik halal ini dengan menjadi agen, distributor, atau membuka toko kosmetik halal sendiri.

Jika ingin lebih yakin, produk kosmetik halal harus mengantongi sertifikat dari BPJPH atau pada tahun-tahun sebelumnya sertifikasi diberikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Adanya sertifikat halal akan membuat konsumen lebih percaya dan tidak ragu untuk membeli produk kosmetik halal yang kamu pasarkan.

  1. Tour and travel umroh

Peluang meraup untung dari bisnis biro perjalanan umroh dan haji juga terbuka lebar. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, permintaan perjalanan umroh dan haji ke Arab Saudi tidak pernah surut bahkan semakin meningkat.

Untuk membangun bisnis biro perjalanan umroh ini ada sejumlah perizinan yang harus dipenuhi di antaranya adalah badan hukum, surat izin usaha perdagangan (SIUP), NPWP, tanda daftar perusahaan (TDP), dan izin biro perjalanan wisata dari Kementerian Budaya Pariwisata. Perusahaan kamu juga harus terdaftar menjadi anggota Association The Indonesia Tour and Travel Agencies (ASITA) dan International Air Transportation Association (IATA).

Nah jika kamu belum memiliki modal yang cukup untuk membangun tour and travel umroh sendiri, kamu bisa menjadi agen pemasaran dari perusahaan yang sudah berdiri. Sejumlah biro perjalanan umroh memberikan komisi yang cukup besar bagi orang yang berhasil merekrut jamaah umroh dan haji.

Peluang bisnis syariah masih terbuka lebar. Pasarnya juga sangat besar. Jadi peluang kamu mendapat berkah dari bisnis syariah masih merekah. Tertarik untuk berbisnis syariah?