Bencana banjir dalam skala luas melanda Jakarta dan sekitarnya pada awal tahun ini dan mengakibatkan kerusakan pada bangunan, hanyutnya kendaraan, hingga korban jiwa.  Melihat dampak negatif dari banjir, maka kita perlu waspada karena bisa memberikan risiko kerugian, untuk itu asuransi banjir diperlukan.

Baca juga: Pilih Asuransi Kesehatan atau BPJS ya?

Asuransi banjir yang diperlukan, antara lain:

Asuransi kesehatan

Bencana banjir membawa bibit-bibit penyakit ke dalam rumah dan lingkungan sekitarnya. Beberapa penyakit yang biasanya menyerang korban banjir antara lain penyakit kulit, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, demam, kolera, leptospirosis, hingga hepatitis A. Kamu bisa mengantisipasi risiko kerugian kesehatan ini dengan membeli asuransi kesehatan yang memberikan manfaat penggantian biaya rumah sakit jika ada anggota keluarga yang dirawat akibat banjir.

Asuransi kendaraan bermotor

Di cuplikan video yang viral, terlihat sejumlah mobil dan sepeda motor hanyut terbawa arus banjir di sebuah komplek perumahan. Tentu sedih dirasakan oleh para pemiliknya karena kendaraannya tidak berfungsi normal lagi dan harus mengeluarkan biaya besar untuk perbaikan.

Kamu perlu memproteksi kendaraan kesayangan dengan asuransi kendaraan. Jenis asuransi ini memberikan perlindungan kendaraan dari kerusakan, pencurian, kehilangan akibat kecelakaan, hingga bencana alam sehingga kamu dapat meminimalisir kerugian.

Namun, kamu harus ingat bahwa asuransi kendaraan bermotor yang mengganti kerugian akibat banjir memerlukan tambahan premi yaitu premi perluasan risiko banjir. Tambahan premi perluasan risiko banjir ini bisa mencapai 20-30 persen, bahkan ada yang mencapai 50 persen dari premi yang biasa dibayarkan. Karena itu kamu harus perhitungkan dahulu kemampuan keuanganmu.

Baca juga: Milenials, Miliki Asuransi untuk Bencana

Asuransi banjir untuk kerusakan properti

Banyak bangunan, baik rumah maupun tempat usaha, yang terendam banjir hingga ketinggian 3 meter. Tidak hanya rumah namun juga barang perabotan di dalam rumah ikut terendam dan rusak berat. Ini yang menyebabkan penting sekali memiliki asuransi properti.

Secara umum ada dua jenis asuransi properti, yakni asuransi properti untuk rumah tinggal dan asuransi bisnis. Asuransi bisnis ini dibagi lagi berdasarkan tipe propertinya seperti gudang, toko/ruko, dan kantor/rukan.

Tidak hanya banjir, bencana seperti kebakaran, ledakan, dan risiko perubahan cuaca seperti tersambar petir juga termasuk dalam tanggungan asuransi properti. Bahkan asuransi properti juga menanggung kerusakan jika rumah kejatuhan pesawat terbang.

Pemegang polis juga bisa mendapat perluasan jaminan risiko seperti kerusuhan/huru-hara, tanah longsor, badai atau angin topan, pencurian, dan biaya pembersihan puing.

Perabotan, barang berharga, dan barang koleksi pribadi yang rusak juga bisa mendapatkan penggantian di asuransi ini namun dengan syarat kamu harus menggabungkannya dengan asuransi properti pribadi.

Asuransi perjalanan

Musim hujan belum usai di bulan Februari dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan masih tinggi sehingga potensi terjadinya banjir masih besar.

Sementara itu, dalam kurun waktu tersebut kamu tetap aktif bepergian, baik bekerja maupun hang out bersama teman-teman. Untuk itu asuransi perjalanan menjadi pilihan bijak untuk melindungi perjalanan kamu. Asuransi perjalanan adalah polis asuransi yang kamu beli untuk memberikan perlindungan terhadap risiko finansial dan kehilangan yang mungkin terjadi saat kamu melakukan perjalanan

Asuransi perjalanan sedikit berbeda dengan asuransi kecelakaan. Jika kamu membeli asuransi perjalanan artinya kamu sudah terproteksi juga dengan asuransi kecelakaan.

Sebaliknya, jika kamu membeli asuransi kecelakaan belum tentu terproteksi terhadap kejadian yang berkaitan dengan perjalanan itu sendiri.

Baca juga: Cara Cermat Memilih Asuransi Sesuai Kebutuhanmu

Dengan asuransi banjir yang memiliki proteksi yang lengkap, tentu kamu akan lebih terbantu bila mengalami kerugian akibat bencana banjir.