Arungi Masa Krisis, Bijak Gunakan Dana Darurat

411
dana darurat

Selama masa pandemi virus corona, seluruh penduduk Indonesia diimbau beraktivitas di dalam rumah. Akibatnya, kegiatan ekonomi berkurang drastis atau bahkan berhenti yang berakibat pemasukan masyarakat berkurang. Bagi yang memiliki dana darurat, saat seperti inilah waktu yang tepat untuk menggunakannya. Bagaimana tips dari perencana keuangan?

Baca juga: Harga Saham Rontok, Segera Siapkan Ini!

1. Buat daftar prioritas dan catat pengeluaran

dana darurat

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum mencairkan dana darurat adalah membuat daftar prioritas pengeluaran lalu lakukan pembatasan berdasarkan daftar tersebut. Jangan lupa membuat  catatan pengeluaran setiap hari. Catatan pengeluaran ini berguna untuk mengecek apakah kamu sudah mengikuti rencana anggaran.

Eko Endarto, perencana keuangan dari Finansia Consulting mengatakan, dana cadangan dibentuk dengan asumsi untuk memenuhi kebutuhan hidup normal selama 3-6 bulan. Jadi seharusnya setiap keluarga bisa mengatur pengeluarannya agar sesuai dengan asumsi yang telah mereka buat agar efisien dan efektif.  

Eko menyebutkan, prioritas pengeluaran adalah untuk kebutuhan rutin sehari-hari.

“Semua tergantung keluarga, kalau mereka komit dengan perhitungan mereka maka pengeluaran di luar rutin tadi menjadi tambahan sehingga mereka harus mengurangi pengeluaran rutinnya. Namun bila dirasa yang rutin saja sudah ngepas, maka mereka bisa mengambilnya dari posisi tabungan atau simpanan jangka pendek,” ujarnya. 

2. Jangan cairkan semua

“Saat akan digunakan, dana darurat yang kita miliki harus dicairkan sesuai kebutuhan saja, jangan dicairkan semua,” saran Eko. Jika kita mencairkan seluruh dana darurat, kita akan cenderung boros bahkan tidak menutup kemungkinan langsung menggunakannya sampai habis. Padahal, tidak ada yang tahu kapan masa krisis akan berakhir. Jadi, jangan terburu-buru mencairkan seluruh dana darurat yang kamu miliki dan simpan sebagian untuk menghadapi situasi tak terduga selanjutnya. 

3. Terapkan gaya hidup minimalis

dana darurat

Poin ini menurut Eko merupakan tantangan karena kita dituntut mengubah  gaya hidup. Dalam situasi krisis biasanya ada tambahan pengeluaran dan harga-harga kebutuhan pokok akan mengalami kenaikan. Dua hal ini mau tidak mau membuat kita harus mengencangkan ikat pinggang. Misalnya saja, usahakan memasak makanan sendiri saat kamu harus bekerja dari rumah. Hindari dulu gaya hidup yang boros seperti pesan makanan dan minuman dari resto atau kafe. Jangan sampai kamu tergoda lebih banyak membeli barang lewat online shopping, apalagi memuaskan hobi yang bisa tidak ada batas pengeluarannya.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Baca juga: Amankan Dana dengan Produk Keuangan Ini

4. Bayar utang terlebih dahulu

Membayar utang merupakan kewajiban keuangan yang harus diprioritaskan. Utang memang menjadi beban karena uang yang harusnya bisa digunakan untuk kebutuhan hidup selama krisis malah diberikan ke pihak lain. Namun, jika kamu terlambat membayar utang atau cicilan, justru akan menambah beban di kemudian hari karena kamu juga diwajibkan membayar denda. Oleh karena itu, gunakan sebagian dana darurat untuk membayar cicilan utang sesuai jatuh tempo, terlebih utang dengan bunga yang tinggi.

  5. Belanja berdasarkan kebutuhan

dana darurat

Pengeluaran atau konsumsi dipicu dua hal, kebutuhan dan keinginan. Kamu pasti bisa memilah, mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang hanya keinginan saja. Dalam kondisi krisis, utamakan kebutuhan dulu baru keinginan. Selama masa bekerja dari rumah di masa pandemi virus corona, mungkin kamu bosan dengan hiburan yang monoton dan ingin berlangganan aplikasi film berbayar seperti Netflix atau saluran tv kabel. Namun sebaiknya keinginan tersebut ditunda dulu sampai kondisi kembali normal.

“Bila itu adalah pengeluaran rutin selama ini bisa saja. Tapi bila hal itu baru dilakukan saat kondisi sekarang maka mereka harus cari alternatif dana lainnya untuk biaya berlangganan,” pungkas Eko.  

Baca juga: Mengelola Gaji untuk Menabung

Semoga dengan panduan di atas, kamu dapat mengelola dana darurat dengan bijak di masa krisis ini. 

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu