Tips Berbisnis dalam Tekanan Covid-19

513
tips berbisnis

Virus korona atau kondang disebut COVID-19 memang merontokkan perekonomian dunia, termasuk di Indonesia. Sektor yang paling berdampak adalah perdagangan, transportasi, pariwisata dan UMKM. Sehingga dibutuhkan adaptasi tips berbisnis untuk mempertahankan usaha.

Baca juga: Inilah Cara Efektif Berbagi di Masa Pandemi

Virus yang ditularkan lewat manusia ini membuat pemerintah membuat sistem pembatasan sosial alias jaga jarak, sehingga banyak bisnis yang tidak bisa beroperasi karena klien dan karyawan justru harus berada di rumah.

Kalau kamu memiliki usaha yang disebutkan tadi, pasti kondisi ini meresahkan. Tetapi jangan salah, setiap rintangan pasti ada solusi. Selama kamu kreatif dan inovatif, apa pun bisa dilakukan, termasuk mempertahankan usahamu.

Nah, berikut beberapa tips berbisnis agar mampu bertahan dari rongrongan COVID-19.

Ubah layanan

Strategi yang sekarang sedang digadang-gadang dalam berbisnis di tengah wabah korona adalah mengubah layanan. Ya, kalau biasanya pembeli atau klien yang datang, kini justru penjual atau penawar jasa yang pro-aktif melakukan “jemput bola” alias menemui konsumen.

Layanan model delivery menjadi keniscayaan, terutama dengan banyak aplikasi di internet yang memudahkan kamu melakukan hal tersebut. Selain barang bisa terjual, klien juga tidak perlu keluar rumah.

Kamu juga bisa memakai layanan antar jemput dari beberapa aplikasi prominen seperti ojek online atau jasa pengiriman barang lainnya.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Tinjau ulang jenis usaha

tips berbisnis

Meskipun terkesan ekstrem, tetapi ini bisa kamu lakukan sementara wabah masih mengancam. Kamu tidak perlu ragu dan malu untuk banting setir karena lebih baik mengganti usaha ketimbang merugi. Akan lebih memudahkan kalau usaha tersebut tidak jauh dari core bisnis kamu sebelumnya.

Baca juga: Ini Cara Relaksasi Utang Saat Korona

Misalnya kamu punya usaha restoran, kamu bisa mengubah jenis produk menjadi makanan beku atau bahan ready to cook. Di masa pandemi ini, banyak orang lebih memilih masak sendiri ketimbang membeli di luar untuk mencegah tertular virus COVID-19. 

Kamu juga bisa membuat usaha baru dengan menghasilkan barang-barang yang dibutuhkan saat wabah virus korona, misalnya membuat masker kain atau hand sanitizer.

Dengan kreativitas dan inovasi yang kamu miliki, kamu akan lebih mudah untuk bertahan, dibandingkan ngotot untuk tetap menjalankan usaha sebelumnya.

Buat promo yang menarik

Saat sedang pandemi seperti sekarang ini, mungkin kamu harus berpikir ulang soal mendapatkan keuntungan yang besar. Lebih baik arahkan fokus agar arus kas tetap mengalir dan keuangan usaha kamu sehat.

Jangan sampai gara-gara ingin menangguk keuntungan, justru tidak ada yang tertarik untuk membeli atau memakai jasa kamu. Salah satu cara untuk menarik orang membeli produkmu adalah membuat promo yang menarik konsumen.

Buy one get one atau bebas ongkos kirim akan menjadi daya tarik sendiri untuk calon konsumen dan membantu usaha kamu tetap jaya.

Melakukan efisiensi untuk tips berbisnis

Daripada memberhentikan karyawan yang pastinya membutuhkan pekerjaan, lebih baik kamu melakukan efisiensi di sektor lain.

Misalnya kalau biasanya kamu membeli produk impor, bagaimana kalau beralih ke produk lokal. Selain bisa menolong usaha dalam negeri, harganya akan lebih bersahabat dibanding produk impor.

Penggunaan listrik dan bahan baku juga harus dipertimbangkan dengan baik. Jangan sampai justru boros karena akan menggerus keuangan usaha kamu.

Minta bantuan influencer

tips berbisnis

Usaha memang bisa dilakukan di rumah. Kamu bisa berpromosi jualan lewat dunia maya, termasuk minta bantuan influencer.

Banyak influencer yang ikut membantu UMKM di masa pandemi ini dengan mempromosikan usaha mereka secara gratis. 

Misalnya saja Benu Buloe yang ngetop lewat acara Food Story di Kompas TV, saat ini gencar mempromosikan makanan yang dijual netizen melalui akun instagram pribadinya. Semuanya gratis dalam rangka membantu usaha kuliner yang termasuk paling terpukul karena wabah korona ini.

Selain influencer, promosi dari mulut ke mulut juga sangat penting. Kamu bisa mengunakan grup WA untuk menawarkan jualanmu, dan minta temanmu membantu.

Baca juga: Rahasia Pengusaha Ngetop Bangkit Setelah Krisis

Belum diketahui sampai kapan situasi akan kembali “normal”. Sebagai pengusaha kamu harus bisa bertahan untuk melewati masa-masa berat ini dengan mengatur ulang tips berbisnis Yakinlah kalau kamu optimis dan kreatif, tidak akan ada yang bisa menghancurkan apa yang sudah kamu rintis.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu