Tips Berhemat Era “New Normal”

280
new normal

Mau tidak mau atau siap tidak siap kita semua menyongsong tahapan “new normal” setelah pandemi virus corona atau Covid-19 menyebabkan semua sendi kehidupan porak poranda.

Baca juga: Gadai, Alternatif Dana Saat Pandemi

Selain meningkatkan perilaku hidup bersih sehat seperti rajin mencuci tangan, memakai masker saat berpergian dan melakukan jarak sosial, kamu juga harus bersiap-siap dengan perubahan pengaturan keuangan, karena eranya sudah beda.

Salah satu pengatMau tidak mau atau siap tidak siap kita semua menyongsong tahapan “new normal” setelah pandemi virus corona atau Covid-19 menyebabkan semua sendi kehidupan porak poranda.uran keuangan yang tetap harus kamu lakukan yaitu berhemat.

Yup. Meskipun ini new normal, kamu harus tetap berhemat terutama ada pos pengeluaran yang justru menghabiskan dana lebih banyak dibanding biasanya.

Mari kita cek apa-apa saja yang bisa dihemat dalam menyongsong era new normal ini.

Hemat belanja harian

new normal

Cara kamu berbelanja harus ditinjau ulang. Terutama belanja barang kebutuhan rumah tangga yang tanpa disadari sering mengosongkan kantong. Kamu bisa membuat prioritas barang apa saja yang harus dibeli duluan, barang yang harus ditunda atau mungkin bisa dilupakan karena tidak penting.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Buat daftar belanjaan setiap awal bulan karena kamu bisa mengetahui apa-apa saja yang harus dibeli. Selain itu dengan membuat daftar, kamu bisa terhindar membeli barang yang sama. Kalau kamu berbelanja di swalayan besar, pastikan kamu mencari barang yang sejenis tapi sedang promo. Potongannya lumayan, lo, bisa membeli barang lain yang kamu butuhkan.

Sedangkan kalau belanja online, gunakan diskon atau kode promo yang sering ditawarkan. Malas ke swalayan, kamu bisa berbelanja di warung atau toko dekat rumah. Selain bisa menghemat ongkos atau uang bensin, kamu bisa membantu usaha kecil.

Hemat paket data internet

Pengeluaran yang harus dihemat lainnya adalah pembelian paket data internet. Jaringan internet mutlak perlu selama pandemi Covid-19 ini. Banyak karyawan melakukan kerja di rumah atau work from home (WFH) dan internet menjadi lebih penting dari biasanya. Akan tetapi jangan sampai karena alasan ini kantong kamu jebol.

Salah satu cara untuk menghemat yaitu dengan membatasi streaming dan download film. Kamu juga bisa tidak mengaktifkan data untuk aplikasi-aplikasi tertentu di gawai pintar kamu yang cenderung update dan memakan data internet.

Baca juga: Tips Berbisnis dalam tekanan Covid

Tidak sanggup lepas dari Youtube atau entertainment saat bekerja? Gampang. Beberapa provider memberikan fasilitas data untuk kebutuhan kamu itu dengan harga yang lebih murah. Tetapi kamu harus pintar pilah pilih paket data apa yang paling cocok.

Hemat dana transportasi dan hiburan

new normal

Yang bisa dihemat selanjutnya adalah dana dari transportasi dan dana hiburan. Karena tidak perlu harus masuk kantor setiap hari, otomatis dana transportasi kamu pasti utuh. Sementara dalam era “new normal” kamu tidak mungkin kongkow atau nonton bioskop dengan para sobat karena ancaman Covid-19 masih membayangi.

Sebelum wabah, biasanya dana alokasi untuk transportasi dan hiburan lumayan besar. Tetapi sekarang bisa kamu hemat dan mengunakannya pada pos yang lain. Kangen teman-teman? Silakan melakukan pertemuan secara virtual. Lumayan seru juga, kok.

Hemat listik

Pos lain yang harus ditekan supaya hemat adalah pengunaan listrik. Pandemi membuat semua orang lebih banyak berada di rumah, jadi pengunaan listrik tentu saja makin jor-joran. Kalau dalam satu rumah ada tiga AC, maka bisa jadi semuanya menyala. Belum lagi listrik untuk televisi, penerangan, dan alat elektronik lain.

Tenang, kamu tetap bisa melakukan penghematan. Caranya, disiplin mematikan alat elektronik, lampu atau apa pun bila tidak dipakai. Selain itu disarankan melakukan aktivitas bersama di ruang keluarga ketimbang sendiri-sendiri di dalam kamar yang akan menghabiskan energi listrik.

Masak sendiri saat new normal

new normal

Pandemi ini sepertinya waktu tepat bagi kamu lepas dari ketergantungan pada rumah makan, warteg atau restoran. Masak sendiri selain lebih bersih juga kamu bisa menghemat. Bukan rahasia umum lagi kalau masa pandemi, harga makanan matang juga naik.

Umpamanya, sebungkus tahu mentah harganya Rp5.000 dan kamu bisa makan sampai sore dengan dua temanmu. Tetapi kalau beli di warung makan, bisa-bisa sepotong tahu harganya Rp3.000.

Baca juga: Tips belanja cermat saat covid

Masak sendiri juga mengajarkan kamu lebih inovatif dan rasa masakan bisa disesuaikan dengan lidah. Iya, kan? Berhemat memang kewajiban buat kamu yang cerdas mengelola uang. Ingat saja pepatah hemat pangkal kaya. Jadi berhematlah di segala suasana, termasuk masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu