Tantangan Baru Para Pekerja Era New Normal

198
new normal

New Normal ternyata tidak hanya membawa perubahan pada perilaku hidup yang harus lebih sehat, tetapi juga pada banyak hal lainnya termasuk dalam dunia kerja. Kamu harus berusaha keras menyesuaikan diri agar tidak dilindas era perubahan.

Baca juga: Pilah-Pilih Investasi di New Normal

Pandemi ini memang menjadi mimpi buruk ribuan pekerja, terutama mereka yang menggantungkan periuk nasi pada sektor formal. Sebulan setelah wabah terjadi, atmosfer pemutusan hubungan kerja (PHK) dirasakan banyak pekerja.

Hingga awal Juni 2020 terdata lebih dari 3 juta pekerja kehilangan mata pencarian. Bahkan berdasarkan data dari kementerian tenaga kerja, bakalan ada 5 juta orang yang menganggur di Indonesia. Mengerikan, bukan?

Tetapi kamu jangan panik dulu, selama kamu bisa beradaptasi, kamu akan bisa bertahan. Lagipula ini terjadi bukan di Indonesia saja, melainkan juga di negara lain. Berikut beberapa tantangan di dunia kerja era New Normal yang membuat kamu harus bersiaga:

Belajar teknologi baru

Kalau kamu tipe orang yang malas mengikuti teknologi dan menganggapnya sepele maka bisa jadi kamu akan terlindas “roda gila” era New Normal. Saat ini justru teknologi menjadi salah satu hal yang harus kamu kuasai kalau mau bersaing di dunia kerja.

Bayangkan, di era New Normal ini hampir semua aktivitas kantor dilakukan dengan menggunakan teknologi, mulai dari cara mengirim laporan, mengedit proposal atau anggaran, bahkan rapat juga dilakukan secara daring dengan aplikasi meeting tertentu demi mengurangi penyebaran virus Covid-19.

Sebagai pekerja kamu harus menguasai semua teknologi itu, bahkan kalau bisa mencari aplikasi terbaru supaya kerja kamu lebih cepat dan efektif dibanding biasa.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Diversifikasi kemampuan

new normal

Pandemi virus Covid-19 ini memaksa kamu punya keahlian tambahan yang mungkin berbeda dengan kemampuan kamu sekarang, namun tetap berguna di tempat bekerja.

Sebelumnya kamu harus tahu terlebih dahulu apa yang menjadi fokus pekerjaan sekarang. Misalnya kalau kamu bekerja di bagian marketing, saatnya menambah kemampuan komunikasi secara tertulis, karena laporan yang harus disampaikan akan lebih banyak lewat email dibanding face to face.

Selain menulis laporan, skill ini juga bisa menarik perhatian klien yang ingin mengunakan jasa/produk perusahaan kamu. Penulisan  penawaran yang rapi, to the point, bebas dari typo bisa menunjukkan bahwa kamu staf marketing yang profesional.

Kamu bisa mengikuti kursus penulisan secara online yang disambi sambil bekerja. Ketimbang kebanyakan rebahan dan nonton movie online, kenapa tidak belajar skill baru yang lebih berguna?

Belajar lebih inovatif dan kreatif

Manusia diciptakan dengan akal untuk bisa beradaptasi dari kejamnya dunia. Akal itu akan membuat manusia lebih kreatif dan inovatif. Pun kondisi pandemi seperti sekarang ini. Perusahaan pasti sangat suka dengan karyawan yang punya kreativitas dan inovatif dalam bekerja. Kreativitas membuat karyawan melihat suatu masalah dengan cara pandang berbeda-beda, sehingga banyak solusi yang bisa ditawarkan.

Baca juga: Strategi Keuangan Menghadapi New Normal

Sementara inovatif akan mendorong karyawannya bekerja dengan solusi cerdas dan tentu saja lebih efisien dibanding solusi biasa yang selama ini dilakukan.

Memotivasi diri sendiri

new normal

Bekerja di rumah saja memang mudah saat minggu pertama. Malah kamu pasti lebih hepi karena tidak perlu bermacet ria dan mengeluarkan ongkos karena harus ke kantor. Di rumah semua hal terjamin, dan bonusnya kamu bisa tetap bertemu keluarga tercinta.

Namun di saat kamu harus bekerja di rumah selama berminggu-minggu, kamu pasti akan merasa jenuh plus bosan. Kamu kangen kantor, rekan sekerja dan tentu saja suasana saat menuju tempat bekerja.

Nah, kalau sudah begitu, kamu harus mulai bisa memotivasi diri sendiri agar lebih bersemangat kerja. Hal ini tidak mudah, terutama kalau kamu telanjur bosan. Masalahnya kebosanan akan mempengaruhi cara kamu bekerja dan akibatnya kinerja bisa menurun.

Jangan sampai gara-gara kinerja menurun, kamu masuk dalam daftar karyawan yang akan di-PHK karena dianggap malas. Tumbuhkan motivasi dengan melihat betapa beruntungnya kamu masih bisa bekerja di saat jutaan orang harus berjuang mencari pekerjaan baru.

Baca juga: Pintar Memilih Asuransi Kesehatan Saat New Normal

Persaingan di dunia kerja saat ini memang berat, namun kamu pasti bisa bertahan bila punya keinginan dan mau beradaptasi.  Hilangkan perilaku buruk saat bekerja di masa lalu seperti malas dan suka menunda-nunda.  Ingat, masih banyak orang yang bersedia bekerja di tempat kamu sekarang.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu