Cara Mempersiapkan Biaya Pernikahan Tanpa Korbankan Kesehatan Finansial

344
Biaya Pernikahan

Bukan hanya sakral, pernikahan pun harus bermakna serta tak terlupakan. Itulah yang akhirnya membuat seseorang tak segan-segan mengeluarkan biaya pernikahan dalam jumlah besar untuk menggelar selebrasi ini.

Baca juga: Merintis Usaha Baru di 2021 dengan Cara Ini

Patut diketahui bahwa, mewah atau tidaknya pernikahan, acara tersebut hanyalah upacara pengikatan janji nikah dan peresmian ikatan perkawinan secara norma agama, hukum, dan sosial. Tidak lebih dari itu.

Masa pandemi akhirnya memaksa banyak pasangan yang memutuskan untuk menggelar perayaan ini tanpa selebrasi atau kecil-kecilan.  Namun di sisi lain, masih banyak pula pasangan yang menggelarnya dengan biaya yang tidak murah.

Berikut adalah beberapa cara untuk mempersiapkan sekaligus menghemat biaya pernikahan yang harus Anda ketahui.

Tentukan kapan Anda menikah dan berapa estimasi biayanya

Buatlah gambaran kasar mengenai waktu dan estimasi total biaya pernikahan Anda. Dengan menentukan estimasi biaya dan waktu di awal maka Anda bisa dengan mudah mengumpulkan dana sesuai yang ditargetkan.

Pastikan bahwa Anda sudah menentukan biaya yang sesuai dengan kondisi keuangan saat ini.

Ingatlah kembali pesan di atas bahwa pernikahan hanyalah upacara pengikatan janji nikah dan peresmian ikatan perkawinan secara norma agama, hukum, dan sosial. Bukanlah hal bijak untuk kehilangan dana dalam jumlah besar untuk acara yang hanya terjadi satu hari saja.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Kenali 3 pos yang akan menguras biaya

Pernikahan

Terdapat tiga pos pengeluaran terbesar dalam sebuah upacara pernikahan. Hal itu ada pada catering, dekorasi, dan biaya upacara adat.

Tiga hal ini wajib diwaspadai dan bila perlu lakukanlah negosiasi harga pada vendor-vendor terkait. Selain itu, jangan sungkan pula untuk meminta compliment seperti, tambahan porsi hidangan ke catering atau bonus pernak-pernik untuk dekorasi.

Siapkan tambahan dana 20% dari total biaya pernihakan

Ketika estimasi biaya pernikahan sudah Anda dapatkan, anggarkan dana sebesar 20% dari biaya pernikahan untuk berjaga-jaga.

Pengeluaran tambahan dalam pernikahan cukup banyak, sebut saja seperti biaya penghulu, keperluan upacara adat, dan lain sebagainya. Tanpa perencanaan yang baik, pengeluaran Anda pun bisa semakin besar.

Pilihlah instrumen investasi sesuai dengan jangka waktu investasi Anda

Bila Anda memiliki target menikah dua tahun ke depan, maka simpanlah dana yang menjadi biaya pernikahan itu di instrumen investasi rendah risiko. Sebut saja seperti reksa dana pasar uang, deposito, atau surat berharga negara.

Hindari menabung di rekening biasa karena bunga tabungan tidaklah besar.

Namun jika Anda berencana menikah dalam lima tahun ke depan atau lebih, tak masalah untuk menempatkan dana di saham atau reksa dana saham.

Baca juga: Asuransi Jiwa untuk Lajang? Seberapa Penting

Pilih “Wedding Organizer” terpercaya dan berpengalaman

Bisa dibilang bahwa wedding organizer (WO) adalah unsur terpenting dari pesta pernikahan Anda. Salah memilih WO bisa berakibat fatal.

Carilah WO yang ramah, kooperatif, dan sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan pesta pernikahan di masa pandemi. Pilihlah paket jasa yang ditawarkan WO sesuai dengan kebutuhan, dan jangan lupa untuk meminta referensi WO ke kerabat, saudara, atau rekanan Anda.

Meski bisnis WO adalah bisnis yang terdampak pandemi COVID-19, permintaan akan jasa ini masih cukup tinggi. Oleh karena itulah biaya dari WO tidaklah murah, dan Anda pun harus mencari yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda.

Fokus pada yang “dibutuhkan” bukan yang diinginkan

Dalam memilih paket layanan yang ditawarkan vendor, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Kesampingkan hal yang bersifat keinginan jika memang Anda ingin menghemat pengeluaran.

Tak ada salahnya untuk tidak menggunakan upacara adat jika dirasa hal itu akan menguras biaya.

Tak ada salahnya pula untuk menikah di Kantor Urusan Agama (KUA), jika memang Anda berniat untuk menghemat.

Tak Perlu Gunakan 2 vendor untuk 1 pekerjaan yang sama

Pernikahan

Hal ini kerap terjadi ketika seseorang berniat memilih vendor dokumentasi (fotografi dan video). Hasil karya tiap vendor memang cukup beragam, namun ketahuilah bahwa menggunakan dua vendor untuk satu pekerjaan akan sangat merugikan Anda.

Ingat poin di atas, jika Anda ingin berhemat fokuslah pada hal yang menjadi kebutuhan.

Manfaatkan test make up untuk kebutuhan prewedding

Jasa make up artist memang tidak murah dan bagi mempelai wanita, make up artist kerap menawarkan tes produk jauh sebelum hari H.

Bila memungkinkan, manfaatkan saja make up trial tersebut untuk kebutuhan foto prewedding Anda. Anda pun bisa mendapatkan foto dengan hasil riasan wajah yang bagus.

Itulah beberapa tips mempersiapkan dan menggelar pesta pernikahan yang ramah kantong. Pada intinya, tak pernah ada batasan yang ideal mengenai bujet pesta pernikahan, hal itu sangat bergantung pada kemampuan pasangan dan keluarganya.

Baca juga: Sebelum Mengajukan KTA, Kenali Biaya Selain Bunga

Namun apakah Anda setuju kehilangan dana dalam jumlah besar untuk acara yang hanya berlangsung sehari?

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu