Kecintaan pada Teknologi Mengantarkan Rama Mamuaya Sukses Bersama DailySocial.id

60
Rama Mamuaya

Bekerjalah di bidang yang kamu cintai, niscaya kamu tidak perlu bekerja seumur hidup. Itulah yang sering dikatakan banyak orang. Ketika kita mengerjakan sesuatu yang kita cintai, yang terjadi adalah kita seperti tidak sedang bekerja karena terasa menyenangkan dan menjadi bagian dari kebutuhan. Mungkin itu pula yang dirasakan oleh Rama Mamuaya, pendiri DailySocial.id, sebuah platform berita, konten, komunitas dan inovasi teknologi terkemuka di Indonesia.

Baca juga: Maria Regina Anggit, Digitalisasi Industri Indekos

Berawal dari sebuah blog teknologi yang digagas Rama sejak kisaran tahun 2008, DailySocial.id kini menjadi platform konten seputar teknologi dan startup nomor 1 di Indonesia dengan jumlah kunjungan di atas 1 juta pengunjung setiap bulan. Bagaimana cerita Rama merintis DailySocial.id hingga menjadi besar seperti saat ini?

Mencintai teknologi sejak usia dini

Kisah Rama membesarkan DailySocial.id tentu bukan cerita sukses semalam dengan jalan mulus tanpa hambatan. Rama, anak pertama dari tiga bersaudara pasangan pegawai bank dan guru, lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 23 Juli 1985. Rama tertarik dengan komputer sejak masih berseragam merah putih. Pekerjaan sang ayah sebagai seorang programmer di sebuah bank swasta, menjadi titik awal keakrabannya dengan komputer. Rama kecil sering melihat sang ayah bekerja “ngoprek” komputer. Di kala komputer masih menjadi pemandangan langka di rumah, Rama sudah lebih dulu akrab dengan barang canggih tersebut.

Tidak heran ketika lulus sekolah menengah atas, Rama mengambil jurusan Sistem Informasi Ilmu Komputer di Universitas Tarumanegara, Jakarta. Yang lucu, karena sudah akrab dengan komputer sejak kecil, di kampus justru Rama mengalami kebosanan karena di bangku kuliah itu ia dipaksa belajar dari nol lagi tentang pemrograman dan algoritma. Padahal, semua mater itu ia sudah pahami. Alhasil, Rama mengaku tidak serius belajar selama dua tahun awal masa kuliahnya.

“Indeks Prestasi saya saat kuliah semester 1 cuma 2,5. Lalu, saat semester 2 makin jatuh menjadi 1,9. Ayah saya semula kaget, namun akhirnya tidak mempermasalahkan karena beliau tahu saya sudah paham,” terang Rama.

Memasuki semester 5 di bangku universitas, Rama baru mulai serius belajar. Ia bahkan menjadi mentor bagi seniornya untuk topik bahasa pemrograman. Ketika itu Rama juga sempat bekerja sebagai asisten laboratorium di Fakultas Teknik, Universitas Tarumanegara. Tahun 2008, Rama berhasil meraih gelar sarjana.

Mengawali karir sebagai web developer

Rama Mamuaya

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Rama mengawali karir sebagai web developer alias pengembang web, kemudian menjadi seorang web designer. Namun, ternyata Rama bukan sekadar menguasai bahasa pemrograman. Di sela-sela kesibukannya merintis karir, Rama suka menulis di blog pribadi. Tulisannya tidak jauh dari kecintaan dan passion-nya pada dunia teknologi, perkembangan perusahaan rintisan atau startup di Indonesia, dan sebagainya. Situs yang ia rintis itu ia namakan Dailysocial.net. Rama menulis di sela-sela langkahnya membangun karir.

Makin hari, seiring semakin tingginya keingintahuan masyarakat terhadap perkembangan dunia teknologi di Tanah Air, pembaca blog Rama semakin banyak. Menyadari hal itu, Rama melihat hal itu sebagai peluang bisnis yang menarik. Ketika itu memang internet masih belum booming seperti sekarang. Boleh dibilang situasinya masih di awal sekali. Namun, Rama meyakini dalam jangka panjang industri teknologi di Indonesia akan berkembang sangat pesat.

Baca juga: David Christian, Upaya Berdayakan Petani Rumput Laut

Berbekal keyakinan itu, Rama percaya diri untuk mengembangkan DailySocial dengan lebih serius. Menggandeng beberapa orang yang satu visi, salah satunya adalah Wiku Baskoro, Rama serius membesarkan DailySocial. Menginjak tahun 2011, DailySocial mendapatkan pendanaan dari Merah Putih Incubator, miliki Grup Djarum. Pada tahun 2014, DailySocial melebur dengan situs Trenologi.com dan bersalin nama menjadi DailySocial.id hingga detik ini.

DailySocial.id kini menjadi salah satu rujukan penting bagi khalayak yang ingin mengetahui perkembangan terbaru dunia teknologi di Indonesia. Jumlah kunjungan ke situs ini sudah menembus lebih dari 1 juta pengunjung setiap bulan.

Passion dan pentingnya networking

Membangun karir supaya bisa menapak terus ke posisi puncak tentu membutuhkan kerja keras. Bagi Rama, ada beberapa hal utama yang menjadi kunci sukses supaya kita dapat meraih kesuksesan sesuai harapan. Pertama, passion dan visi. “Penting bagi kita untuk menjadi yang terbaik di sebuah hal yang kita tekuni untuk alasan besar,” cerita Rama.

Bila kamu memiliki passion terhadap sebuah hal, kamu akan terpacu untuk menguasainya hingga optimal. Untuk bisa menjadi ahli di sebuah bidang, sudah pasti membutuhkan kerja keras dan ketekunan hingga keahlian itu dikuasai. Dengan passion yang besar, kerja keras itu berjalan dengan sendirinya tanpa dirasa menjadi sebuah kewajiban. Passion yang besar bisa membantu kamu tetap kuat dan bangkit ketika menghadapi tantangan di perjalanan meraih sukses. Selain itu, untuk meraih sukses, seseorang perlu menemukan alasan besar mengapa ia harus mewujudkan sukses tersebut. “Kita perlu alasan yang lebih besar daripada diri kita sendiri. Jadi, mau sukses jangan sekadar supaya jadi orang kaya, misalnya. Tapi, temukan alasan lebih besar misalnya supaya bisa membantu orang lain, membantu dunia supaya lebih baik,” kata Rama.

Kedua, pentingnya membangun networking. Kesuksesan seseorang sulit diwujudkan bila tidak didukung oleh kepemilikan networking yang luas dan kuat. Keahlian yang kita miliki sulit untuk menjadi tiket sukses orang bila tidak ada orang yang tahu tentang keahlian tersebut. Maka itu, rajin-rajinlah membangun networking supaya jaringan kamu semakin luas. Cara membangun networking tidak sulit. Cukup dengan rajin bersilaturahmi atau menghadiri event komunitas, menjadi volunter di sebuah acara, dan lain sebagainya.

Baca juga: Yoshua Tanu, dan Bisnis Kopi Keliling

Itulah sekelumit kisah Rama Mamuaya membangun karir profesional yang sukses di usia muda. Semoga menjadi inspirasi bagi kamu, ya!

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu