Checklist: Seberapa Paham Anda Tentang Investasi Saham?

61
saham
Market share and challege competitor for excellent growing with stock board background.

Sebagian besar dari Anda mungkin sudah membuka akun saham di beberapa perusahaan sekuritas dan memulai investasi saham. Namun apakah Anda benar-benar paham seputar saham itu sendiri?

Baca juga: Checklist, Seberapa Paham Anda Mengenai Asuransi

Saham adalah tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Pemilik saham tentu bisa diartikan sebagai pemilik perusahaan.

Mari uji, seberapa paham kah Anda terhadap saham dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini.

1.Hasil keuntungan akhir dari suatu perusahaan yang diberikan kepada pemegang saham disebut?

a. Dividen

b. Marjin

c. Capital Gain

d. Kupon

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Jawaban yang benar adalah A.

Dividen adalah keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen dibagikan berdasarkan jumlah kepemilikan saham investor yang bersangkutan.

Setiap pemegang saham bisa mendapatkan dividen dalam bentuk tunai atau uang tunai, maupun juga dalam bentuk saham. Jika dividen tersebut berbentuk saham, maka jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.

2.Apa yang terjadi dengan pemilik saham biasa, seandainya perusahaan yang sahamnya dia miliki mengalami kebangkrutan?

a. Kerugian pemilik saham diganti oleh BEI

b. Pemilik saham tetap akan dapat dividen

c. Pemilik saham tidak lagi bisa membeli saham di bursa

d. Pemilik saham akan mengalami kerugian terbatas hanya pada saham yang dipegang saja

Jawaban yang benar adalah D.

Bila perusahaan yang sahamnya dibeli investor mengalami kebangkrutan atau ditutup, hak pemegang saham akan menjadi prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan).

Kerugian yang dialami pemilik saham hanya sebatas pada saham yang dipegang saja.

3.Apakah yang dimaksud dengan istilah saham blue-chip ?

a. Saham-saham yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan mapan dengan tingkat pertumbuhan dan pembayaran dividen di atas rata-rata pasar.

b. Saham perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar rendah alias di bawah Rp 500 miliar

c. Saham produsen perangkat elektronik

d. Saham dari perusahaan-perusahaan kecil yang akhirnya go public.

Jawaban yang benar adalah A.

Istilah blue chip itu berasal dari permainan judi poker. Dalam dunia judi, ada tiga keping koin (chip) yang berwarna merah, putih, dan biru. Koin biru memiliki nilai paling besar di antara yang lain.

Baca juga: Checklist, Cek Insting Investasimu sekarang!

Istilah saham blue chip mengacu pada saham perusahaan besar yang pertumbuhan labanya stabil.

4. Mana yang bukan termasuk keuntungan dari investasi saham?

Saham

a. Dividen Tunai

b. Capital Gain

c. Dividen Saham

d. Kupon

Jawaban yang benar adalah D.

kupon merupakan istilah imbal hasil yang ada pada instrumen surat utang atau obligasi. Asal muasal istilah kupon mengacu pada sejarah obligasi yang dulu bentuknya adalah sertifikat. Di sertifikat tersebut, ada bagian yang menempel disebut kupon.

Kupon dalam obligasi memiliki nomor yang menunjukkan pembayarannya. Pemegang obligasi fisik ini harus menukarkan kupon sesuai nomornya ke penerbit di tanggal yang sudah ditentukan untuk mendapatkan uang imbal hasilnya.

Baca juga: Checklist, Seberapa Sehat Keuanganmu? Cek Di Sini Sekarang!

5. Dalam laporan keuangan kuartal III 2020, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp 4,33 triliun dengan besaran laba bersih per saham (EPS) yang mencapai Rp 340 per lembar. Berapakah nilai price earning ratio (PER) dari ICBP jika harga per lembar saham ICBP saat ini adalah Rp 9.500?

a. 30 kali

b. 27 kali

c. 3,5 kali

d. 28 kali

Jawaban yang benar adalah B.

Rumus mencari nilai PER didapat dari:
Harga per lembar saham / Laba Bersih Per saham.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu