Waspada TikTok Cash, Skema Ponzi di Era Digital

145

Saat pandemi Covid-19, muncul banyak tawaran mendapatkan uang dengan mudah. Salah satunya, lewat menonton video bisa dapat uang seperti TikTok Cash. Tawaran dapat uang dengan mudah itu pun membuat banyak orang bergabung tanpa tahu apa sesungguhnya platform tersebut.

TikTok Cash mencuat setelah Satgas Waspada Investasi memutuskan kalau platform itu ilegal. Alasannya, TikTok Cash menghimpun dana masyarakat tanpa memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan begitu, TikTok Cash mengarah ke investasi bodong. Bahkan, bisa dibilang TikTok Cash adalah salah satu skema ponzi yang masih beredar di era modern saat ini.

Tiktok Cash

Skema ponzi adalah modus penipuan keuangan yang sudah ada sejak lama di mana korban mendapatkan tawaran keuntungan besar dengan mudah dan cepat. Padahal, keuntungan yang didapatkan korban itu berasal dari uang korban lainnya yang ketika perputarannya macet, maka permainan berakhir.

Modus TikTok Cash

TikTok Cash bisa disebut menggunakan skema ponzi jika melihat modus yang ditawarkannya. Jadi, TikTok Cash ini menawarkan ke penggunanya untuk like dan menonton video di platform TikTok. Nantinya para pengguna bisa mendapatkan komisi dari aksi nonton dan like video TikTok tersebut.

Pengguna baru TikTok Cash bakal mendapatkan level magang secara gratis, tingkatan dalam money game tersebut. Nantinya, di level magang, pengguna baru hanya mendapatkan 2 misi nonton video per hari dengan masa aktif misi selama 2 hari.

Baca juga: Kenali Skema Ponzi Biar Tidak Merugi

Dengan komisi per misi itu Rp. 5.000, berarti di level magang ini, pengguna hanya mendapatkan potensi keuntungan Rp. 10.000 per hari dan maksimal Rp. 20.000 selama dua hari. Setelah itu, pengguna harus naik level untuk bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Di atas level magang, ada empat level yang lebih tinggi, yakni pekerja sementara, karyawan, pemimpin grup, dan pengawas. Untuk bisa naik level, pengguna harus keluar modal sejumlah uang mulai Rp. 89.900 sampai Rp. 4,99 juta.

Modal untuk naik level itulah yang dianggap Satgas Waspada Investasi sebagai aksi penghimpunan dana masyarakat yang tanpa izin. Lalu, di mana modus skema ponzi TikTok Cash ini?

Modal yang dikeluarkan oleh pengguna untuk naik level itu akan berhubungan erat dengan tingkat keuntungan yang didapatkan. Misalnya, level pekerja sementara yang modalnya cuma Rp. 89.900 itu bisa menjalankan 3 misi per hari dengan durasi masa aktif selama 8 hari.

Artinya, potensi pendapatan pengguna di level itu adalah Rp. 15.000 per hari atau maksimal Rp. 120.000 per hari. Artinya, pengguna sudah mendapatkan keuntungan 33,48% hanya dalam 8 hari.

Kalau memilih paket level tertinggi, yakni Rp. 4,99 juta. Pengguna akan mendapatkan komisi setiap misi lebih tinggi, yakni Rp. 6.000 per misi. Lalu, satu hari mendapatkan jatah 55 misi dengan durasi masa aktif selama 1 tahun. Artinya, potensi keuntungan sekitar Rp. 9,9 juta per bulan atau maksimal Rp. 118 juta dalam setahun. Nilai itu sudah naik berkali-kali lipat dibandingkan dengan modal awalnya.

Baca juga: Hati-hati Ini Jenis Investasi Bodong yang Paling Sering Ditawarkan

Pertanyaan selanjutnya adalah dari mana TikTok Cash mendapatkan uang sebanyak itu untuk membayar komisi ke para penggunanya? Padahal TikTok Cash tidak ada bisnis menjual produk atau jasa, tapi bisa memberikan komisi besar dari aktivitas sepele.

Uang yang didapatkan oleh TikTok Cash adalah kumpulan uang dari hasil transaksi pembelian level oleh para pengguna lama maupun baru. Hal itu bisa dilihat kalau TikTok Cash menyediakan komisi tambahan bagi para penggunanya yang mampu membawa anggota baru ke platformnya.

Tiktok Cash

Jika pengguna lama membawa langsung satu pengguna baru yang otomatis menjadi downlinenya, maka pengguna lama akan mendapatkan upah 15% dari total komisi harian downlinenya tersebut.

Lalu, kalau downlinenya itu mendapatkan downline lagi, maka topline teratasnya bisa dapat upah 3-5% dari total komisi setiap downline dari downlinenya tersebut. Di sini, secara tidak langsung TikTok Cash ingin mendorong setiap pengguna mencari pengguna baru lainnya agar uangnya bisa terus berputar dan tidak macet.

Bayangkan kalau akhirnya jumlah pengguna baru tidak bertambah lagi, artinya peluang macetnya perputaran uang akan semakin tinggi. Jika perputaran uang macet, para pengguna TikTok Cash tidak akan bisa mendapatkan uang komisi yang diharapkan karena memang tidak ada uangnya.

Peran pengguna baru sangat besar karena selisih modal untuk beli paket dengan komisi yang diberikan terlalu besar. Jika jumlah pengguna tidak bertambah, tambahan aliran uang untuk diputarkan ke pengguna lainnya pasti bakal macet.

Modus Lama yang Terus Diulang

TikTok Cash memang tampak menyakinkan dengan membawa nama platform media sosial besutan Bytedance, TikTok. Namun, pihak TikTok sudah menegaskan kalau mereka tidak memiliki afiliasi atau hubungan dengan TikTok Cash.

Memang, salah satu modus skema ponzi yang beredar adalah menggunakan nama perusahaan yang sudah mapan, terutama perusahaan di luar negeri, untuk menyakinkan penggunanya.

Beberapa nama modus skema ponzi yang sempat mengemuka sepanjang 2020 adalah Alimama, JD Union, dan Vtube. Nama Alimama menyerupai anak usaha Alibaba, perusahaan e-Commerce raksasa asal China yang didirikan oleh Jack Ma. Namun, Alimama yang beredar di Indonesia itu tentunya bukan Alimama anak usahanya Alibaba.

Baca juga: Sering Berutang, Coba Cek Portofolio Liabilitas Kamu

Begitu juga JD Union yang memiliki logo mirip JD.com, perusahaan e-Commerce asal China dan juga merupakan pesaing Alibaba. Namun, JD.com sendiri tidak memiliki hubungan sama sekali dengan JD Union.

Untuk menyakinkan, modus yang ditawarkan pun serupa dengan nama perusahaan yang dicatutnya. Misalnya, Alimama dan JD Union memiliki modus skema ponzi yang berhubungan dengan transaksi belanja online di e-Commerce.

Begitu juga dengan Vtube yang mengikuti nama Youtube. Modusnya adalah mengajak penggunanya untuk menonton iklan di Vtube agar mendapatkan view point yang bisa dicairkan menjadi uang.

Tips Terhindar Dari Skema Ponzi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun menekankan masyarakat harus berhati-hati dalam menerima tawaran pendapatan pasif atau keuntungan besar dalam waktu singkat dengan mudah. Soalnya, modus skema ponzi sudah memanfaatkan teknologi seperti website dan aplikasi di smartphone.

OJK pun merinci ada tujuh ciri utama skema ponzi. Pertama, biasanya menjanjikan keuntungan yang sangat besar dan tidak masuk akal dalam jangka pendek dengan mudahnya. Misalnya saja, TikTok Cash, modal Rp4,99 juta bisa dapat untung bersih Rp5 juta dalam sebulan. Angka keuntungan itu tidak logis karena menawarkan imbal hasil lebih dari 100% per bulan atau mencapai 1.200% per tahun.

Kedua, proses bisnis dan investasi tidak jelas. Maksudnya, tidak jelas dari mana platform itu mendapatkan keuntungan hingga bisa memberikan komisi atau pendapatan pasif yang besar ke penggunanya.

Ketiga, produk investasi biasanya diakui berasal dari luar negeri. Modus seperti ini sering dilakukan demi bisa mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Keempat, ada komisi bertingkat saat pengguna mampu menjaring pengguna baru lainnya. Lalu, jika pengguna baru yang dijaringnya dapat pengguna lagi, maka pengguna teratas atau toplinenya tetap mendapatkan komisi bertingkat dengan persentase yang sudah diatur.

Kelima, saat pengguna lama ingin menarik dananya, biasanya malah ditawarkan keuntungan yang lebih tinggi lagi. Tujuannya, agar tidak ada uang yang keluar sehingga perputaran uang tetap berjalan lancar.

Keenam, masyarakat harus bersikap skeptis terhadap produk keuangan atau tawaran mendapatkan uang dengan mudah yang ditawarkan oleh tokoh ternama lewat iklan. Soalnya, bisa jadi itu strategi modus skema ponzi agar membuat masyarakat bisa percaya.

Ketujuh, jika perpuataran uang macet, maka komisi pengguna yang biasanya lancar akan mulai tersendat bahkan tidak akan pernah dibayarkan.

Nah, setelah membaca modus yang dilakukan TikTok Cash dkk dan cara mendeteksinya. Semoga kita semua bisa terhindar dari modus skema ponzi kayak gitu ya!

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu