10 Strategi Investasi untuk Perempuan yang Harus Kamu Pahami

30
strategi investasi

Investasi menjadi topik hangat di semua kalangan, tidak terkecuali kaum hawa. Bicara soal investasi yang dilakukan perempuan, ada banyak hal yang membedakannya dengan laki-laki. Ini karena laki-laki dan perempuan memiliki pandangan berbeda dan menghadapi masalah dengan cara yang berbeda.

Tidak terkecuali ketika membuat keputusan ketika berinvestasi. Terlepas dari perbedaan jenis kelamin, perempuan memiliki potensi yang sama besarnya untuk menjadi investor sukses. Asalkan tahu langkah-langkah apa saja yang harus diambil, investasi yang kamu lakukan pasti berhasil.

Baca juga: Prinsip Penting agar Investasi Reksa Dana Berhasil Mencapai Target

Yuk, simak strategi investasi bagi kaum perempuan berikut ini:

1. Edukasi diri sendiri

strategi investasi

Belajar tentang investasi kini semakin mudah. Kamu bisa memanfaatkan berbagai macam sumber yang bisa membantu kamu memahami lebih dalam tentang menabung dan berinvestasi sehingga kamu bisa membuat keputusan finansial yang cerdas.

Misalnya nih, kamu bisa belajar melalui buku, video YouTube, podcast, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa bertanya pada teman atau kenalan yang lebih dulu berpengalaman dalam dunia investasi lho. Simak bagaimana kesuksesan dan kegagalan mereka supaya kamu bisa mengambil hikmahnya.

Bahkan meskipun kamu masih awam dalam dunia investasi, jangan mudah putus asa untuk belajar dari awal. Tidak ada kata terlambat untuk mulai berinvestasi.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

2. Tetapkan tujuan finansial kamu

Melakukan segala sesuatu lebih mudah jika kamu memiliki tujuan yang jelas. Ini juga berlaku untuk finansial. Semakin kamu memiliki tujuan finansial yang jelas (baik jangka pendek maupun jangka panjang), maka kamu akan lebih termotivasi dalam mencapainya.

Dengan demikian, kamu akan bisa menetapkan langkah-langkah apa yang harus kamu ambil untuk segera mewujudkan tujuan tersebut. Jangan lupa tulis tujuan finansial sedetail mungkin. Mulai dari tujuan jangka pendek yang ingin kamu capai dalam 1-2 tahun mendatang hingga tujuan jangka panjang untuk 5 tahun mendatang.

3. Atasi kendala emosional

Dalam membuat keputusan finansial, kamu harus melakukannya secara rasional, bukan emosional. Namun hal inilah yang banyak diabaikan oleh perempuan. Sebagai contoh, mereka merasa tidak memiliki kewajiban finansial karena tumbuh di lingkungan dimana laki-laki mengambil semua tanggung jawab tersebut.

Atau kamu rela mengeluarkan lebih banyak uang dari batas kemampuanmu hanya karena ingin diterima di kalangan teman-teman. Hal-hal seperti ini adalah keputusan emosional yang mempengaruhi bagaimana kamu menghabiskan uangmu.

Jika kamu ingin investasimu berhasil, lepaskan semua kendala emosional ini dan mencoba membuat keputusan yang lebih rasional.

4. Investasi pada perusahaan yang fokus pada perempuan

strategi investasi

Tidak bisa dipungkiri, ada kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam dunia investasi. Contoh sederhananya adalah para direksi dan pimpinan perusahaan yang biasanya didominasi oleh laki-laki.

Sebagai perempuan, tanamkan uangmu di perusahaan yang menjunjung kesetaraan terhadap perempuan sehingga suaramu lebih bisa didengar nantinya.

5. Diversifikasi portofolio

Perempuan memang lebih teliti dan berhati-hati dibandingkan laki-laki. Hal ini juga yang membuat mereka lebih suka menyimpan uang tunai dalam bentuk tabungan dibandingkan menginvestasikannya dalam bentuk yang lain.

Padahal diversifikasi investasi dan menciptakan portofolio yang beragam merupakan salah satu kunci investasi yang sukses. Untuk mendapatkan keuntungan dalam investasi, perempuan harus lebih berani dalam mengambil keputusan dan melakukan diversifikasi investasi dalam berbagai bidang.

Misalnya investasi dalam bentuk saham, emas, reksadana, hingga bangunan.

6. Hindari investasi resiko tinggi

Seringkali kita harus berani dalam mengambil keputusan, termasuk dalam berinvestasi. Namun bukan berarti kamu boleh menanggung resiko tinggi yang bisa kamu hindari.

Resiko tinggi yang dimaksud disini adalah kamu siap untuk kehilangan semua uang yang kamu miliki. Seberapapun kamu yakin dan ingin berinvestasi, jangan gunakan semua uangmu hingga habis. Kamu tetap harus memiliki tabungan dan dana darurat yang bisa diakses setiap saat.

Baca juga: Siapkan Dana Darurat Sebelum Investasi Saham, Pilih Reksa dana Pasar Uang atau Emas?

7. Buat rencana investasi

Selain tujuan finansial, kamu juga harus memiliki rencana investasi yang baik. Pertama, tentukan berapa banyak uang yang akan kamu investasikan, lalu mulailah untuk memikirkan cara bagaimana membuat uang yang bekerja untukmu agar kamu bisa mencapai tujuan finansial.

Rencana investasi berisi tentang panduan-panduan yang akan membantumu mencapai tujuan investasi dengan lebih cepat. Tetapi rencana investasi harus fleksibel dan berubah sesuai dengan kondisi finansialmu.

8. Siapkan dana pensiun

Apa yang akan terjadi ketika kamu sudah tidak lagi bekerja dan tidak menerima gaji? Inilah alasan pentingnya dana pensiun. Dana pensiun yang kamu siapkan ini berbeda dengan uang yang akan kamu gunakan untuk investasi.

Oleh karena itu, sebelum kamu berpikir untuk investasi, pastikan kebutuhan-kebutuhan lain dalam hidupmu sudah terpenuhi. Selain dana pensiun untuk masa tuamu, pastikan kamu sudah memiliki dana darurat yang dapat mencukupi kebutuhanmu selama 3 sampai 6 bulan lamanya.

9. Pantau kemajuan investasi secara rutin

Ketika kamu menginvestasikan uangmu, kamu harus rajin memantau perkembangannya setiap hari. Ingatlah bahwa kamu yang akan menanggung semua resiko, baik keuntungan maupun kerugiannya.

Jangan malas untuk mengecek perkembangan investasimu secara rutin. Ini termasuk mencari tahu apa saja yang terjadi dalam bidang investasi yang kamu geluti. Misalnya saat kamu berinvestasi di dunia saham, cari tahu perkembangan yang terjadi di pasar saham seperti perusahaan apa yang memiliki prospek bagus dan perusahaan apa yang cenderung beresiko.

Ini artinya kamu juga tidak boleh berhenti untuk belajar. Perkaya dirimu dengan pengetahuan investasi karena dunia ini terus berubah setiap waktu.

Baca juga: Awas, Bahaya Investasi Saham Tanpa 5 Bekal Ini

10. Terbuka dengan ide-ide baru

Memiliki pikiran yang terbuka sangat membantu dalam berinvestasi. Jangan kaku jika menyangkut investasi. Portofolio investasi yang kamu miliki harus bisa beradaptasi dengan situasi dan berubah dari waktu ke waktu, sesuai dengan kondisi finansialmu.

Kamu juga harus tahu tren terbaru yang terjadi dalam dunia finansial. Biasakan diri untuk membaca berita-berita tentang finansial, majalah keuangan, dan kabar yang beredar di sosial media maupun internet.

Kondisi finansial dan profil resiko setiap orang berbeda, oleh karena itu strategi yang diterapkan dalam investasi juga tidak sama. Jika kamu memiliki strategi sendiri yang menurut kamu lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmu, maka kamu bisa menerapkannya di dalam investasi. Apapun itu, kamu harus bersabar dalam menunggu buah dari investasi yang kamu lakukan tidak ada yang instan di dunia ini, termasuk keuntungan berinvestasi!

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu