Cara mengelola uang THR di tengah larangan mudik Lebaran 2021

104
uang thr

Pemerintah mewajibkan pembayaran tunjangan hari raya (THR) keagamaan kepada pekerja dan buruh. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021 yang salah satu ketentuan menyebutkan THR wajib dibayarkan maksimal 7 hari sebelum Lebaran. Pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan kepada pekerja atau buruh akan dikenai denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar.

Baca juga: Tentukan Goals Kelola Keuangan dengan Piramida Maslow

Merujuk aturan tersebut, jika Lebaran tahun ini jatuh pada 12 Mei 2021, maka pembayaran THR kepada pekerja atau buruh harus dilakukan maksimal tanggal 5 Mei. Sebelum rejeki tambahan tersebut kamu terima, kenali strategi mengelola uang THR agar tidak hilang tanpa jejak.

Syukur-syukur, kamu bisa menyisihkan sebagian dana THR untuk investasi. Karena, Lebaran tahun 2021 ini dilarang mudik. Kamu bisa mengalihkan pos pengeluaran mudik untuk investasi atau hal lain yang lebih bermanfaat.

Baca juga: Checklist – Seberapa Sehat Keuangan Kamu? Yuk, Coba Jawab 4 Pertanyaan Berikut Ini

Berikut strategi mengelola dana THR di masa pandemi Covid-19 & cara menghitungnya:

uang thr

Baca juga: Cara Praktis Menyusun Anggaran Keuangan Pribadi

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu