10 Alasan Bagus Mengapa Kamu Tidak Perlu Kartu Kredit

205
kartu kredit

Kartu kredit tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Banyak yang bilang, menggunakan kartu kredit memberikan prestise tersendiri buat mereka yang memegangnya. Tapi kamu pasti juga tahu kan kalau tidak sedikit juga yang terlilit utang akibat kartu kredit?

Kini memiliki kartu kredit memang semakin mudah saja. Bahkan jika gajimu masih pas-pasan, kamu bisa mengajukan kartu kredit ke bank-bank tertentu lho. Padahal, kartu kredit memberikan pengaruh buruk untuk keuanganmu, apalagi jika kamu belum punya pendapatan berlebih.

Artikel ini akan menjelaskan kepada kamu, mengapa kamu sebenarnya tidak memerlukan kartu kredit.

1. Kamu sudah punya utang lain

Perlu kamu ingat bahwa kartu kredit sama dengan “utang”. Kamu memang sangat nyaman dalam melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja, namun kamu tetap harus membayarnya setiap bulan. Apabila kamu juga punya utang yang lain, sebaiknya tahan keinginan untuk memiliki kartu kredit.

Utang yang dimaksud disini misalnya seperti cicilan barang atau mungkin rumah. Tidak perlu menambah beban dengan kartu kredit jika kamu ingin terlihat keren dan sama seperti orang-orang lain.

2. Kartu kredit membuatmu sulit mengendalikan diri

kartu kredit

Dalam hal keuangan, mengendalikan diri adalah hal yang penting supaya kamu tidak membelanjakan uang secara berlebihan dan menyesal nantinya. Apalagi untuk kebutuhan-kebutuhan yang kamu sebenarnya tidak perlu.

Kartu kredit cenderung mendorong perilaku impulsive buying pada semua orang. Tindakan seperti ini akan memengaruhi banyak aspek lain dalam hidupmu, mulai dari rasa percaya diri hingga hubungan dengan orang terdekat yang rusak karena kondisi keuanganmu yang memburuk.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Meskipun menahan dan mengendalikan diri adalah sesuatu yang sulit dilakukan, namun manfaatnya sangat baik untuk dirimu.

Baca juga: 6 Langkah Keluar dari Jerat Utang

3. Risiko overspending

Memang tidak ada yang lebih nyaman dibandingkan transaksi menggunakan kartu kredit. Kamu bisa membeli apa saja tanpa perlu mengeluarkan uang, meskipun nantinya kamu harus membayar lebih akibat beban bunga.

Keberadaan kartu kredit mendatangkan risiko overspending yang cukup besar. Menurut sebuah penelitian, seseorang cenderung lebih sering melakukan pembelian dengan pembayaran mudah dengan menggesek kartu. Buat kamu yang belum bisa mengendalikan diri dalam hal keuangan, sebaiknya hindari penggunaan kartu kredit ya!

4. Kamu bukan orang yang disiplin secara finansial

Jika kamu masih sering melanggar budget yang sudah kamu buat, maka kamu bukan orang yang tepat untuk memiliki kartu kredit. Bahkan ketika kamu sudah bisa disiplin nantinya, akan lebih baik untuk menghindari penggunaan kartu kredit. Tetaplah setia dan berkomitmen dengan budget yang sudah kamu atur sedemikian rupa setiap bulanan.

5. Budget bulanan jadi berantakan

Keberadaan kartu kredit akan membuat budget bulananmu menjadi berantakan. Bagaimana tidak? Membuat budgeting atau anggaran setiap bulan adalah cara terbaik untuk mengendalikan diri dan mencegah terjadinya overspending.

Ketika ada kartu kredit di dompetmu, kamu akan menyepelekan budget yang sudah kamu buat dan membayar secangkir kopi yang sangat mahal tanpa berpikir dua kali. Awalnya mungkin tidak terasa karena kamu tidak banyak membeli, namun di kemudian hari bukan tidak mungkin kamu akan melakukan pembelian yang lebih besar lagi.

Baca juga: 10 Kebiasaan Positif Mengatur Uang yang Harus Dikembangkan Mulai Usia 20-an

6. Bunga yang harus dibayar cukup mahal

Pentingnya mengendalikan diri dalam keuangan bukan hanya masalah moral atau spiritual saja, tetapi karena hal-hal yang sederhana seperti bunga yang mahal. Tidak bisa dipungkiri kalau bunga kartu kredit sangat besar dan itu dibebankan ketika kamu membeli sebuah barang.

Di saat kamu ingin melakukan transaksi dan tidak memiliki uang tunai, lalu kamu memilih menggunakan kartu kreditmu. Anggap saja kamu sedang berutang pada pihak penyedia kartu kredit. Wajar sekali bukan jika mereka membebankan bunga padamu?

Hal ini bisa merugikan dirimu. Jadi, jika kamu ingin membeli sesuatu dan tidak punya uang tunai untuk membelinya, sebaiknya kumpulkan saja sedikit demi sedikit hingga kamu bisa membelinya tanpa perlu menanggung bunga.

7. Kartu kredit mengancam hubungan dengan pasangan

Dalam sebuah booklet berjudul Making Marriage Last yang diterbitkan oleh American Academy of Matrimonial Lawyers, penyebab nomor 1 perceraian pasangan adalah kebiasaan finansial yang buruk. Jadi, dampak negatif kartu kredit tidak melulu pada kondisi keuangan saja, tetapi hingga ke hubungan dengan orang terdekat lho.

Apalagi ditambah dengan kebiasaan impulsive buying dan sulit mengendalikan diri. Ketika keuangan berantakan, pasangan lebih sering bertengkar hingga akhirnya menyebabkan perpisahan. Buat kamu yang sudah menikah, diskusikan budget rumah tangga bersama dengan pasangan dan sama-sama berkomitmen untuk mau disiplin dalam hal keuangan.

8. Skor kredit yang buruk membawa pengaruh buruk di hidupmu

kartu kredit

Alasan lain yang akan membuatmu berpikir 2 kali untuk memiliki kartu kredit adalah skor kreditmu. Jika tagihan kartu kredit tidak terbayar lunas dengan rutin dan tepat waktu, maka skor kreditmu akan memburuk seketika itu juga.

Hal ini akan memberatkan dirimu ketika kamu ingin mengajukan kredit lain yang lebih besar dan bermanfaat. Misalnya, kamu sedang mengajukan cicilan rumah, kemudian dilakukan pemeriksaan mengenai riwayat kreditmu. Saat mereka menemukan bahwa kamu pernah kesulitan dalam membayar tagihan kartu kredit, mereka bisa menolak pengajuan kreditmu karena kamu dinilai tidak mampu melunasi kredit.

Baca juga: Tingkatkan Financial Health untuk Masa Depan yang Lebih Baik dengan ke-7 Cara Ini

9. Pikiran menjadi tidak tenang

Percaya atau tidak, pikiranmu akan lebih tenang jika kamu tidak punya utang. Kamu tidak perlu khawatir tentang denda keterlambatan, bunga yang harus dibayar, biaya administrasi bulanan, hingga biaya over limit.

Kamu bisa mengalokasikan uang yang kamu miliki untuk menabung dan membeli barang apapun yang kamu inginkan secara tunai di masa depan. Berbeda halnya jika kamu menggunakan kartu kredit, kamu akan terus memikirkan kapan kamu harus membayarnya dan mengapa tagihanmu begitu besar..

10. Dapat mengarah pada kebangkrutan

Jika kamu punya beberapa pengeluaran tidak terduga yang jumlahnya cukup besar setiap bulan, atau ketika kamu mengalami kejadian darurat seperti kehilangan pekerjaan atau masuk rumah sakit, kamu bisa terjebak dalam utang yang lebih besar lagi.

Hal ini terjadi ketika kamu tidak mampu mengelola keuangan dengan baik dan selalu berkutat dengan tagihan kartu kredit setiap bulannya. Kamu bisa mengalami kebangkrutan finansial pribadi. Perlu kamu tahu, jika kamu sudah mengumumkan kebangkrutan, maka reputasi kreditmu akan buruk selama 10 tahun ke depan.

Bertahan tanpa kartu kredit di tengah pembayaran cashless seperti sekarang ini memang sedikit sulit. Namun jika kamu ingin membayar dengan kartu, sebaiknya gunakan saja kartu debit supaya kamu tidak perlu berutang dan membayar bunga nantinya. Hanya saja, memang tidak semua transaksi bisa menggunakan kartu debit. Meskipun begitu, demi kesehatan finansialmu, sebaiknya hindari penggunaan kartu kredit jika memang belum siap ya!

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu