10 Langkah Bijak Mengatur Gaji Pertama

50
bijak mengatur gaji pertama
bijak mengatur gaji pertama

Siapa yang tidak bahagia ketika mendapatkan pekerjaan pertama mereka? Tentu saja bagi kamu yang lulus kuliah dan mulai bekerja, memasuki dunia baru begitu mendebarkan dan membuat kamu bersemangat. Tapi pekerjaan pertama menyimpan tantangan tersendiri bagian keuangan pribadimu, lho. Apalagi kalau bukan gaji?

Ketika menerima gaji, pasti ada segudang keinginan yang ingin kamu wujudkan. Entah itu membeli barang yang sudah lama kamu idamkan atau memberikan gaji pertama pada orang tuamu. Tenang, tidak ada yang salah kok dengan semua hal itu.

Tapi buat kamu yang baru saja mendapatkan pekerjaan pertama, ketahui tips-tips finansial berikut ini agar keuanganmu menjadi lebih sehat di masa depan!

1. Mulai menyusun budget

Di setiap artikel yang membahas tentang tips keuangan, kamu pasti akan menemukan hal ini. Ya, budgeting adalah hal yang sangat penting. Mengeluarkan uang sesuai dengan budget yang sudah kamu buat mungkin terdengar sepele.

Namun sampai saat ini ternyata masih banyak lho orang yang belum bisa menyusun budget dengan baik. Kamu bisa mulai belajar menyusun budget dengan cara mencatat apa saja yang menjadi pengeluaran pokokmu beserta jumlahnya.

Jika membuat budget selama sebulan ke depan terlalu berat, kamu bisa memulainya dengan menyusun budget mingguan. Jangan lupa sertakan juga dana khusus untuk kamu bersenang-senang.

2. Menabung untuk dana darurat

Sama seperti namanya, dana darurat adalah simpanan yang akan menolongmu dalam kondisi darurat dan tidak terduga. Sebagian dari kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah yang satu ini.

Jumlah ideal dari dana darurat adalah 3 hingga 6 kali lipat pengeluaranmu setiap bulan. Sehingga ketika kamu menemui keadaan darurat seperti sakit atau kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba, kamu masih bisa mengandalkan dana darurat yang kamu miliki untuk bertahan hidup, setidaknya selama 3 sampai 6 bulan berikutnya.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Karena kamu baru bekerja untuk pertama kalinya, mungkin sulit untuk mencapai jumlah tersebut dalam waktu singkat. Tidak perlu khawatir, kamu bisa memulainya pelan-pelan mulai dari sekarang.

Baca juga: 10 Kebiasaan Positif Mengatur Uang yang Harus Dikembangkan Mulai Usia 20-an

3. Pilih tempat tinggal yang relatif terjangkau

Untuk kamu yang tinggal jauh dari orang tua, berhati-hatilah dalam memilih tempat tinggal, baik itu kos atau apartemen. Terutama jika kamu bekerja di kota besar, sebaiknya pilih tempat tinggal yang terjangkau dan nyaman. Tidak perlu memilih tempat tinggal yang mewah jika biayanya bisa separuh dari gajimu.

4. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan

Ini dia nih sesuatu yang masih sulit untuk kita semua lakukan. Membedakan antara kebutuhan dan keinginan sebenarnya mudah, namun terkadang kita sulit untuk merelakan kebutuhan menjadi keinginan. Artinya, kita tidak memerlukan sesuatu, tapi karena kita sangat menginginkannya, kita memasukkannya sebagai kebutuhan.

Boleh saja kamu memenuhi keinginanmu yang tidak terlalu penting, namun pastikan hal tersebut tidak mengganggu kebutuhanmu yang lainnya. Ketika kamu menganggap semua keinginan adalah kebutuhan, maka saat itulah keuanganmu mulai terancam.

5. Mulai cari tahu tentang utang dan cara menghindarinya

Tanpa kita sadari, kita akan dengan mudah terjatuh dalam kubangan utang jika tidak benar-benar jeli dalam mengenalinya. Bentuk utang kini jauh lebih beragam lho. Bisa berupa layanan bayar nanti dari berbagai aplikasi atau iming-iming cicilan tanpa bunga.

Bentuk utang lain yang perlu kamu tahu adalah kartu kredit. Awalnya mungkin kamu merasa keren karena bisa memegang kartu kredit. Namun jika keuanganmu belum mapan, sebaiknya hindari penggunaan kartu kredit.

Hindari juga mencicil barang yang tidak perlu. Jika memang kamu ingin membeli sesuatu, lebih baik menabung dulu hingga semua uang terkumpul, baru kamu belikan barang tersebut. Utang juga bisa berawal dari kebiasaan lho. Jadi sebaiknya, hindari hal tersebut sebelum berubah menjadi kebiasaan yang buruk.

Baca juga: 10 Alasan Bagus Mengapa Kamu Tidak Perlu Kartu Kredit

6. Belajar tentang tujuan finansial

Apa sih yang disebut dengan tujuan finansial itu? Apabila kamu belum memahaminya, sekarang coba tanyakan beberapa pertanyaan berikut ini pada dirimu.

Apakah kamu ingin membeli mobil? Apa kamu ingin berinvestasi? Dimana destinasi wisata yang ingin kamu datangi? Di usia berapa kamu ingin pensiun?

Semua jawaban atas pertanyaan di atas adalah tujuan finansialmu. Untuk mencapai tujuan tersebut, tentu saja kamu harus berusaha keras. Di sinilah pentingnya menyusun budget. Kamu harus mengalokasikan gajimu bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk membawamu lebih dekat menuju tujuan finansialmu.

Jangan buru-buru, kamu tidak perlu melakukan semuanya sekaligus. Jika gajimu saat ini masih terbatas, kamu bisa memulainya dari hal yang paling penting dulu, yaitu dana darurat. Setelah dana darurat terkumpul, kamu bisa mulai menabung untuk tujuan finansialmu.

7. Atur deposit otomatis untuk tabungan

Kebanyakan anak muda sulit menabung dan menyisihkan uang mereka. Kalau kamu termasuk salah satunya, atur saja deposit otomatis untuk ditabung. Sehingga setiap kamu menerima gaji, pihak bank akan secara otomatis menarik sejumlah dana untuk dimasukkan ke dalam akun tabunganmu.

Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk menabung. Jika ini merupakan cara terbaik agar kamu bisa menabung, maka kenapa tidak?

8. Tahan diri untuk meningkatkan gaya hidup

Sudah punya penghasilan sendiri, bukan berarti kamu boleh foya-foya seenaknya lho! Ingat, jangan tergoda untuk meningkatkan gaya hidup ketika kamu baru saja mendapatkan pekerjaan pertama. Ikut prinsip live below means alias hiduplah di bawah standar kemampuanmu jika kamu ingin sukses dalam keuangan.

Singkatnya, kamu sebaiknya tetap hidup hemat. Tapi hidup hemat juga bukan berarti tidak bisa bersenang-senang. Hanya saja sebaiknya semua tidak dilakukan secara berlebihan. Di saat-saat seperti ini, menabung dan mengumpulkan dana darurat adalah hal yang paling penting.

9. Menabung untuk masa pensiun

Karena kamu baru saja bekerja untuk pertama kali, mungkin masa pensiun masih jauh dari angan-angan bukan? Perlu kamu tahu, mempersiapkan diri untuk masa pensiun sama halnya dengan investasi. Semakin lama waktu yang kamu miliki, maka semakin besar pula hasil yang kamu dapatkan.

Jika kamu sudah memikirkan dana pensiun sejak dini, bukan tidak mungkin lho kamu bisa pensiun lebih awal dan menikmati hidupmu dengan melakukan segala sesuatu yang kamu sukai. Kamu bisa menabung dana pensiun melalui investasi atau dengan mengikuti program tabungan pensiun yang ada di bank-bank konvensional.

Baca juga: 10 Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan Bagi Anak Muda

10. Jangan lupa bersedekah

Hal ini juga sering dilupakan. Jangan lupa untuk memberikan sedikit dari penghasilanmu kepada orang lain. Tenang saja, bersedekah tidak akan membuat kamu miskin. Doa dari orang-orang yang kamu beri justru akan memberikan lebih banyak berkah untukmu nantinya.

Itu dia berbagai tips personal finance bagi kamu yang baru saja menerima pekerjaan pertama. Di tengah kebahagiaan yang kamu rasakan, jangan lupa untuk selalu berpikir jauh ke depan. Persiapkan masa depan finansialmu sebaik mungkin agar kamu tidak menyesal di kemudian hari!

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu