10 Fakta Seputar Mata Uang Kripto yang Perlu Kamu Ketahui

104
Cryptocurrency

Belakangan ini, cryptocurrency semakin ramai saja dibicarakan. Apalagi ketika nilai Bitcoin, salah satu cryptocurrency yang terkenal di dunia, mencapai ratusan juta rupiah. Banyak orang melihat cryptocurrency sebagai sarana investasi baru yang sangat menjanjikan. Kamu juga tertarik ‘nyemplung’ ke dunia cryptocurrency?

Pastikan kamu sudah paham tentang cryptocurrency dan seluk beluknya. Cryptocurrency atau mata uang kripto sendiri merupakan mata uang digital yang juga bisa kamu gunakan untuk bertransaksi seperti uang konvensional pada umumnya. Hanya saja, mata uang ini menggunakan sistem kriptografi yang dinilai lebih aman.

Kini, mata uang kripto sedang sangat diminati di seluruh dunia karena nilai tukarnya yang begitu tinggi terhadap mata uang konvensional. Sebelum membeli mata uang kripto, yuk pahami dulu fakta menariknya berikut ini!

1. Jenisnya ada ribuan

Cryptocurrency

Dibandingkan dengan cryptocurrency, mungkin kamu lebih familiar dengan Bitcoin. Bitcoin sendiri sebenarnya merupakan salah satu jenis dari cryptocurrency. Sama seperti mata uang negara-negara yang ada di dunia, cryptocurrency juga banyak jenisnya.

Tidak tanggung-tanggung, ada sekitar 1.300 jenis cryptocurrency di seluruh dunia yang diperjualbelikan secara virtual. Namun memang tidak dipungkiri bahwa Bitcoin adalah raja dari cryptocurrency dengan valuasi ratusan miliar dolar AS.

2. Pembukuan dilakukan secara digital

Meskipun cryptocurrency adalah mata uang virtual, namun ia tetap memiliki pembukuan layaknya mata uang lain pada umumnya. Hanya saja pembukuan dilakukan secara digital dalam sebuah sistem yang disebut dengan teknologi Blockchain.

Blockchain adalah buku besar digital dan terdesentralisasi, di mana di dalamnya terdapat pencatatan pembayaran, transfer, dan transaksi yang lengkap. Selain itu, sistem ini sudah terbukti lebih aman dan efisien, sehingga sangat diminati oleh banyak perusahaan besar di seluruh dunia.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

3. Pergerakannya sangat cepat

Ini dia satu hal yang membedakan antara cryptocurrency dengan mata uang konvensional. Jika kurs mata uang setiap harinya mengenal jam buka dan tutup, maka tidak demikian dengan mata uang kripto.

Mata uang ini dikenal memiliki pergerakan yang cepat dan bisa berubah setiap saat selama 24 jam! Misalnya saja, nilai mata uang yang tinggi di pagi hari bisa anjlok di malam hari saat kamu tidur. Itulah mengapa jika kamu memutuskan untuk membeli mata uang kripto, kamu harus melihat perubahan nilai yang terjadi setiap saat untuk mencegah dirimu mengalami kerugian yang berlebihan.

Baca Juga: Jangan Ditiru, Inilah Penyebab Investor Pemula Gagal Raih Cuan di Saham

4. Tidak ada yang bertanggung jawab atas cryptocurrency

Siapa yang bertanggung jawab atas cryptocurrency? Jika kamu masih bertanya-tanya tentang hal ini, maka jawabannya adalah tidak ada. Tidak seperti mata uang tradisional setiap negara yang berada di bawah tanggung jawab bank sentral masing-masing, mata uang kripto tidak memiliki bank sentral karena menggunakan sistem digital di seluruh dunia.

5. Dinilai lebih aman dari mata uang tradisional

Di atas sudah disinggung sedikit tentang sistem pembukuan blockchain yang dinilai lebih aman dari pembukuan mata uang biasa bukan? Yang membuat blockchain lebih aman adalah karena pembukuannya yang terdesentralisasi alias tidak terpusat hanya pada satu tempat saja.

Blockchain tidak memiliki pusat data khusus yang bisa diserang oleh para penjahat cyber. Server blockchain tersebar di berbagai belahan dunia dan berisi potongan-potongan informasi tentang jaringan blockchain tertentu, namun tidak cukup kuat untuk disalahgunakan.

Selain itu, blockchain ternyata juga memiliki kelebihan lain. Yaitu transaksi yang bisa diproses secara jauh lebih cepat daripada sistem perbankan tradisional. Pasar blockchain beroperasi selama 24 jam penuh tanpa henti, sehingga mereka dapat melakukan verifikasi transaksi kapan saja.

6. Tidak semua orang percaya pada mata uang virtual

Cryptocurrency

Karena mata uang kripto tergolong sebagai sesuatu yang baru, tentu saja tidak semua orang mempercayainya dan berminat terhadap mata uang tersebut. Jika kamu termasuk salah satunya, kamu tidak sendirian. Orang-orang sekelas Warren Buffett hingga CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon juga tidak mempercayai mata uang crypto hingga beberapa tahun yang lalu.

Namun dengan zaman yang serba digital seperti sekarang ini, tidak ada salahnya lho membuka mata dan pengetahuan kita akan mata uang digital ini. Siapa tahu ini bisa jadi investasi yang menguntungkan di masa depan?

Baca Juga: Marak Pencurian Data, Simak Tips Melindungi Dana Investasi dari Cyber Crime

7. Cryptocurrency dilarang di beberapa negara

Di tengah popularitas mata uang kripto yang tampaknya sedang berada di puncak, sejumlah negara justru melarang keberadaannya lho. Beberapa negara yang melarang mata uang kripto antara lain adalah Bangladesh, Bolivia, Kirgistan, Ekuador, Maroko, Kamboja, dan Nepal.

Tidak menutup kemungkinan akan semakin banyak negara yang melarang cryptocurrency, misalnya seperti Rusia yang mulai melarang pembayaran menggunakan Bitcoin dan sejenisnya.

Larangan terhadap cryptocurrency ini sebenarnya juga bukan tanpa alasan. Misalnya seperti di India, keberadaan cryptocurrency mengancam keberadaan bank sentral pemerintah bisa kehilangan kuasa atas peredaran uang di masyarakat. Sayangnya, mata uang kripto tidak bisa dilarang secara fisik dan semua orang masih bisa menyimpannya dalam dompet kripto mereka.

8. Masih belum banyak yang paham tentang cryptocurrency

Salah satu penyebab mengapa tidak semua orang percaya dengan mata uang kripto mungkin karena masih terbatasnya pengetahuan mereka tentang topik tersebut. Inilah yang membuat masyarakat masih memerlukan edukasi lebih lanjut tentang apa itu cryptocurrency.

Bahkan hingga kini masih banyak juga yang mempertanyakan apakah mata uang kripto sah secara hukum atau tidak.

9. Cryptocurrency membuat transaksi internasional lebih murah dan mudah

Bayangkan melakukan transaksi secara internasional antar negara tanpa direpotkan oleh perbedaan nilai tukar. Tentu sangat nyaman sekali bukan? Inilah kelebihan yang ditawarkan oleh mata uang kripto. Kamu tidak perlu menggunakan nilai tukar jika menggunakan mata uang kripto yang sama.

Baca Juga: Jangan Putus Asa Jika Investasi Merugi, Simak Penyebab dan Langkah Perbaikannya

10. Sangat cocok untuk e-commerce

Di sisi lain, mata uang kripto sangat menguntungkan bagi e-commerce. Ini karena di negara atau wilayah di mana menemukan bank atau ATM sangat sulit namun terdapat koneksi internet, maka pembayaran menggunakan cryptocurrency akan memudahkan semua orang untuk bertransaksi. Sistem desentralisasi mata uang kripto juga membuat e-commerce lebih mudah dalam mengatur keuangan mereka.

Dibandingkan dengan sepuluh tahun lalu, nilai mata uang kripto memang meroket hingga ratusan juta kali lipat. Di awal tahun 2021 ini, banyak orang beramai-ramai membeli mata uang kripto karena tergiur oleh nilainya. Banyak yang meraih keuntungan, namun tidak sedikit juga yang merugi.

Jika kamu ingin mencoba berinvestasi di mata uang kripto juga, maka jalan terbaik adalah memperkaya diri dengan pengetahuan tentang cryptocurrency terlebih dahulu. Sehingga kamu bisa mengambil keputusan yang benar dan meminimalisir kemungkinan rugi.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu