Trading Dimana Saja dan Kapan Saja di Smartphone, Begini Syaratnya

54
trading, trading saham, smartphone

Nama saya Wiwik Santoso. Saya baru saja sebulan mejadi nasabah di sebuah perusahaan sekuritas. Selama ini saya trading saham di laptop dan tidak ada kendala secara teknis di aplikasi trading. Saat ini saya berencana akan ke luar kota dan tidak membawa laptop dan ingin trading lewat smartphone dengan menginstallnya terlebih dahulu. Sebelum trading lewat smartphone ada beberapa pertanyaan yang ingin saya tanyakan:

  1. Aplikasi trading sudah banyak tersedia di smartphone, apa saja yang harus menjadi pertimbangan untuk memilihnya?
  2. Kalau dari segi keamanan bagaimana, apakah aman digunakan tanpa harus waspada dibajak oleh hacker?
  3. Apakah itu berarti setelah selesai trading kita harus selalu log out pada saat kita beristirahat atau tidak menggunakan smartphone
  4. Bagaimana pemilihan spesifikasi smartphone, apakah speed RAM smartphone menentukan delay atau tidaknya pergerakan harga sehingga harga yang tertera di layar pada saat transaksi tidak delay beberapa menit.
  5. Dari segi touch screen, bagaimana pemilihannya?
  6. Apakah trading di smartphone memakan banyak data sehingga kuota data internet di smartphone saya cepat habis?
  7. Apakah kalau kita punya dua akun trading sebaiknya menggunakan dua smartphone terpisah? Mengapa?

Demikian pertayaan dari saya

Jawaban:

Saat ini banyak aplikasi trading yang ditawarkan broker saham kepada nasabahnya. Aplikasi trading ini bisa digunakan dalam berbagai perangkat elektronik seperti PC Desktop, laptop, komputer tablet hingga smartphone.

Di antara perangkat tadi, melakukan aktivitas trading dengan smartphone memiliki keunggulan, seperti trading bisa dilakukan dimana pun, praktis karena cukup dalam genggaman tangan dan ringan, serta bisa dilakukan kapan saja saat kamu merasa nyaman. Namun ada hal hal yang harus diperhitungkan dalam melakukan trading dengan smartphone ini, antara lain:

1. Sistem Operasi Smartphone Untuk Trading

Sistem operasi pada smartphone akan berbeda-beda karena pada saat dirancang sudah disesuaikan sistem operasi yang akan digunakan. Iphone menggunakan iOS yang merupakan sistem operasi yang dirancang sendiri oleh produsen iPhone yaitu Apple Inc. Sistem operasi lain adalah OS Windows dan Android. Android paling banyak digunakan berbagai merek smartphone.

Baca juga: Mencari Prospek Cuan Lebih di Saham Second Liner

2. Ukuran dan Kualitas Layar

Touch screen yang baik adalah yang presisinya tinggi, dalam arti menu yang terakses di layar sesuai dengan yang disentuh jari kita. Ada beberapa merek smartphone yang layar sentuhnya tidak bagus karena ketika, misalnya kita menyentuh angka 1, yang muncul di layar malah angka 2 yang terletak di sebelah angka 1.

Mengenai pemilihan ukuran layar, tim dari Valbury Sekuritas menjelaskan akan tergantung kenyamanan masing-masing pengguna. Banyak yang lebih menyukai screen yang besar tapi ada juga yang nyaman dengan screen kecil. Namun disarankan untuk memilih smartphone yang memiliki luas layar minimal 5,5 inch karena di bawah itu akan membuat tampilan lebih kecil sehingga mengganggu penglihatan mata kamu.

Baca juga: Marak Pencurian Data, Simak Tips Melindungi Dana Investasi dari Cyber Crime

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

3. Tampilan Layar

Kualitas lain yang perlu dipertimbangkan untuk layar smartphone untuk trading adalah resolusinya. Terutama jika kamu adalah full time trader yang menghabiskan sebagian besar waktu di depan layar smartphone.

Resolusi layar juga penting untuk dipertimbangkan karena trading akan nyaman ketika layar terang, cerah dan jelas atau tajam. Kita bisa melihat tampilan menu, angka-angka dan grafik secara jelas. Semakin banyak jumlah pikselnya maka semakin jelas dan tajam tampilannya. Pilih smartphone yang memiliki minimum 720 piksel dan yang terbaik adalah 1080 piksel.

4. Prosesor dan RAM

Smartphone keluaran terbaru sudah mendukung teknologi 4G yang kompatibel dengan akses yang cepat dan tampilan yang bagus. Karena itu prosesor yang digunakan sudah cukup tinggi spesifikasinya untuk mendukung trading dengan smartphone. Berbeda dengan smartphone android edisi pertama di era awal 2010 yang lelet aksesnya karena prosesor dan RAM (random access memory) tidak mendukung untuk trading. Pastikan membeli smartphone dengan kecepatan prosesor yang tinggi untuk mempermudah trading.

RAM yang mendukung adalah yang memiliki ukuran 4 GB ke atas. Saat ini rata-rata smartphone baru sudah mendukung trading karena dilengkapi RAM 4 GB ke atas.

Trader menginginkan pergerakan harga real time, tidak ada delayed data karena mereka menginginkan harga sesuai bid dan ask yang mereka pasang. Karena itu smartphone harus mensupport mereka dengan prosesor dan RAM yang bagus.

Namun selain kapasitas RAM smartphone yang mumpuni, concern trader yaitu tampilan pergerakan harga di layar juga tergantung pada koneksi internet atau koneksi broker ke Bursa. Berbicara tentang koneksi internet berarti Anda harus memilih provider yang menyediakan akses internet cepat dan stabil.

Valbury menyediakan pergerakan harga real time kepada nasabah dan tidak ada delayed data karena infrastrukturnya yang baik. Namun, ada juga broker di luar sana yang memberikan delayed data feed sesuai dengan klasemen nasabahnya.

Aplikasi yang mendukung trading with smartphone:

trading, trading saham, smartphone

  1. Aplikasi trading dibuat dan dikeluarkan oleh broker yang terpercaya dan terdaftar di OJK, seperti VOLT+ dari Valbury Sekuritas Indonesia.
  2. Keunggulan VOLT+ antara lain desain User Interface dan User Experience (UI&UX) yang membuat pengguna nyaman dan mudah dimengerti (User Friendly).
  3. Memiliki fitur-fitur yang lengkap, sehingga dapat memudahkan pengguna dalam berinvestasi saham
  4. Didukung dengan teknologi masa kini yang membuat transaksi aman dan stabil
  5. Tersedia dalam versi Android, iOS, web based serta Dekstop sehingga pengguna bisa bertransaksi dimana saja dan menggunakan perangkat apa saja.
  6. Aman digunakan saat trading. Aplikasi VOLT+ dikembangkan oleh Valbury Sekuritas dengan mengikuti standard keamanan data dari OJK, BEI dan Menkominfo.
  7. Untuk meningkatkan keamanan, VOLT+ dirancang untuk otomatis keluar ketika tidak ada aktivitas (Idle Position) dan hal tersebut sudah menjadi ketetapan Bursa. Nasabah akan diminta login kembali ketika ingin menggunakan aplikasi

Baca juga: Redam Risiko Saham Nyangkut dengan Langkah Berikut

Tips Trading Aman dari Valbury Sekuritas

trading, trading saham, smartphone

Untuk menjaga keamanan dalam bertransaksi, ada beberapa hal yang disarankan untuk dilakukan oleh pengguna aplikasi, antara lain:

– Gunakan satu komputer atau gadget saja untuk mengakses platform trading. Semakin banyak perangkat yang terhubung dengan platform, maka makin rentan terkena hacking.

– Berhati-hatilah jika diminta meng-klik suatu link yang dikirim melalui sms atau email karena tak jarang link tersebut merupakan pancingan phising untuk mengambil alih akun trading kita dengan berkedok link mirip alamat situs broker.

– Saat kamu punya dua akun trading kamu tidak perlu menggunakan dua smartphone terpisah. Asalkan kamu teliti ketika bertransaksi, kamu tidak melakukan transaksi dari akun yang salah.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu